Perwakilan PCNU Pati KH Abdul Majid. Foto: Dok. Istimewa.
Tokoh Pati Tekankan Stabilitas Daerah sebagai Modal Pembangunan
Siti Yona Hukmana • 22 August 2026 13:30
Pati: Tokoh agama dan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Pati menekankan pentingnya menjaga stabilitas daerah, agar aktivitas masyarakat dan pembangunan dapat berjalan baik. Pesan tersebut disampaikan dalam pertemuan berbagai unsur masyarakat di Alun-Alun Pati, Jumat malam, 21 Agustus 2026.
Salah satu perhatian utama adalah pentingnya menyikapi dinamika sosial secara proporsional dan tidak mudah terpengaruh provokasi. Perwakilan PCNU Pati KH Abdul Majid mengatakan, masyarakat tetap memiliki ruang untuk mengawasi berbagai persoalan yang berkembang. Namun, pengawasan tersebut harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak berubah menjadi tindakan yang justru memperkeruh keadaan.
“Jangan sampai diprovokasi untuk ikut-ikutan. Enggak masalah untuk ngawasi, boleh, tapi jangan mencari-cari yang tidak salah. Kalau terlalu menuruti ego itu akan repot,” kata Abdul Majid dalam keterangan tertulis, Sabtu, 22 Agustus 2026.
“Saya kagum persatuan LSM ini untuk apa, untuk martabat Pati, untuk Pati tenang agar pembangunan Pati tenang. Jika tujuan saudara sekalian ke sini baik maka insyaallah Pati akan lebih baik dan maju,” kata Abdul Majid.

Organisasi kemasyarakatan (ormas) Lindu Aji Kabupaten Pati menggelar doa bersama dan silaturahmi lintas elemen di Alun-Alun Pati, Jumat malam, 21 Agustus 2026. Foto: Istimewa.
Dalam kesempatan yang sama, KH Nur Khosim membacakan pernyataan sikap yang menekankan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, persaudaraan, dan persatuan.
“Rakyat Pati jaga Pati, rakyat Pati jaga NKRI. Bersama menjaga keamanan, ketertiban, persaudaraan dan persatuan demi Kabupaten Pati yang aman, damai dan bermartabat,” tegas Nur Khosim.
Seruan tersebut menempatkan stabilitas, persatuan, dan tanggung jawab bersama sebagai fondasi penting bagi kehidupan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Pati.