95 Personel Dikerahkan Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Petugas berupaya memadamkan kebakaran yang melanda gudang di Kalideres, Jakbar. Foto: Antara.

95 Personel Dikerahkan Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Anggi Tondi Martaon • 12 June 2026 22:11

Jakarta: Kebakaran melanda sebuah gudang di Jalan Satu Maret, Prepedan, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat sore, 12 Juni 2026. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat mengerahkan sebanyak 19 unit armada mobil pemadam kebakaran beserta 95 personel menjinakkan si jago merah.

?Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengonfirmasi bahwa kini petugas masih berupaya melakukan pemadaman bagian atas gudang tersebut. Laporan kejadian diterima pada pukul 17.16 WIB. 

"Saya belum tau juga itu gudang apa. Petugas dari Kantor Sektor Kalideres langsung bergerak ke lokasi dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 17.23 WIB," ujar Syaiful dikutip dari Antara, Jumat, 12 Juni 2026.

Baca Juga :

Kebakaran di Belakang Polsek Gambir, Satu Lansia Tewas dan 5 Orang Alami Luka Bakar

?Pihak pemadam kebakaran terus menambah kekuatan untuk melokalisasi rambatan api. Sebab, material di dalam gudang yang mudah terbakar, 

??Hingga Jumat petang, petugas gabungan masih berjibaku di lapangan. Mereka berupaya mengendalikan situasi yang masih berstatus merah.

"Saat ini situasi masih dalam proses pemadaman (merah). Petugas di lapangan masih berupaya melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain," ungkap Syaiful.

Ilustrasi pemadaman kebakaran. Foto: Medcom.id.

Dalam video yang diterima Antara, pemadaman melibatkan satu unit kendaraan alat berat dengan lengan hidrolik atau skylift, agar penyemprotan air meraih bagian atas gudang yang terbakar. Asap hitam tebal pun mengepul dan membumbung tinggi ke udara.

Berdasarkan pendataan awal, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Pihak Gulkarmat Jakarta Barat juga belum bisa memastikan dugaan penyebab terjadinya kebakaran maupun taksiran kerugian materiil akibat insiden tersebut.

(Anggi Tondi)