Damkar Evakuasi King Kobra Sepanjang 3,5 Meter Masuk Permukiman Warga di Maros

Evakuasi ular king cobra di kabupaten maros. Metro TV

Damkar Evakuasi King Kobra Sepanjang 3,5 Meter Masuk Permukiman Warga di Maros

Metro TV • 10 June 2026 09:53

Maros: Warga Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dibuat resah oleh kemunculan seekor ular king cobra berukuran lebih dari tiga meter di lingkungan permukiman. Ular berbisa mematikan itu akhirnya berhasil dievakuasi oleh Tim Animal Rescue Damkar Maros setelah proses penangkapan yang berlangsung dramatis.

Evakuasi dilakukan setelah warga melaporkan kemunculan ular tersebut yang sudah beberapa kali terlihat berkeliaran di sekitar rumah penduduk. Keberadaan ular berbisa itu membuat warga khawatir dan takut beraktivitas.

Empat personel Damkar dari Sektor Tanralili diterjunkan ke lokasi beberapa menit setelah menerima laporan warga. Namun, proses penangkapan tidak berjalan mudah. Ular sempat bersembunyi di celah batu fondasi rumah sehingga petugas harus menggunakan alat khusus untuk mengeluarkannya.

Setelah keluar dari persembunyian, king cobra yang dikenal agresif itu kembali melarikan diri hingga ke badan jalan dan beberapa kali menyerang petugas.
 


Setelah proses evakuasi yang berlangsung sekitar 20 hingga 30 menit, ular akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke markas Damkar Maros. Selanjutnya, ular tersebut akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Selatan untuk dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya.

"Dari laporan warga, ular ini sudah beberapa kali terlihat di sekitar permukiman dan terakhir terlihat di celah batu fondasi rumah, sehingga warga merasa ketakutan. Saat proses evakuasi, ular sempat masuk ke lubang dan berlari ke jalan karena memang jenis king cobra ini cukup agresif," kata Humas Damkar Maros, Ilham Halim Syah, Rabu, 10 Juni 2026.


Ular Black Mamba. (viperskin/flickr)

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Damkar Maros telah menangani 279 kegiatan penyelamatan dan evakuasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 122 merupakan evakuasi ular dengan berbagai jenis, mulai dari sanca kembang, ular kopi, hingga king cobra.

Khusus untuk king cobra, tercatat enam ekor telah berhasil dievakuasi dari sejumlah wilayah di Kabupaten Maros, terutama Kecamatan Tanralili, Bantimurung, dan Mandai. (Achmad Fachmi)

(Whisnu M)