Ilustrasi pertahanan. Foto: MI.
Jepang-Indonesia Jajaki Kerja Sama Pertahanan Maritim
Anggi Tondi Martaon • 13 June 2026 22:06
Jakarta: Jepang dan Indonesia sepakat menjajaki kerja sama pertahanan yang lebih erat. Termasuk kemungkinan berbagi informasi maritim sensitif serta mempercepat pembahasan mengenai ekspor kapal perusak Jepang ke Indonesia.
Dikutip dari Antara, kesepakatan itu dicapai setelah Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menggelar pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat berkunjung ke Indonesia pada Jumat, 12 Juni 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Koizumi mengatakan bahwa peningkatan kemampuan penangkalan maritim Indonesia akan berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas Jepang serta kawasan yang lebih luas. Sebab, Indonesia berada di dekat jalur pelayaran strategis dunia, juga
Pekan lalu, kepala pertahanan Jepang dan Indonesia telah menyepakati dimulainya pembicaraan tingkat kerja mengenai kemungkinan ekspor kapal perusak kelas Asagiri ke Indonesia. Jepang dalam beberapa tahun terakhir berupaya mempererat hubungan dengan negara-negara Asia Tenggara di tengah meningkatnya pengaruh China di kawasan.

Ilustrasi pertahanan. Foto: MI.
Dalam pertemuan terpisah, Koizumi dan Sjafrie juga sepakat mendorong kemitraan yang lebih komprehensif di bidang pertahanan. Yakni, melalui pembahasan tingkat kerja mengenai transfer alutsista.
Kerja sama tersebut mencakup pelatihan, pemeliharaan, dan operasi peralatan pertahanan, menurut Kementerian Pertahanan Jepang.
Kapal perusak kelas Asagiri milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang mampu membawa helikopter serta rudal antikapal selam. Kapal pertama dalam kelas tersebut mulai beroperasi pada 1988.