Pihak PT Angkasa Pura Bandara SSK II Pekanbaru bersama pemangku kepentingan usai penutupan posko angkutan lebaran 2026. ANTARA/HO-Bandara SSK II Pekanbaru
Bandara Pekanbaru Layani 218 Ribu Penumpang Selama Lebaran 2026
Silvana Febiari • 31 March 2026 15:02
Pekanbaru: PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, melayani 218.071 penumpang selama periode angkutan Lebaran pada 13-30 Maret 2026. Angka ini naik 8,7 persen dibandingkan tahun 2025.
General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II , Achmad, mengatakan puncak arus mudik penumpang terjadi pada 17 Maret 2026, dengan jumlah 12.837 penumpang. Sementara puncak arus balik tercatat pada 30 Maret 2026, dengan jumlah 13.354 penumpang.
"Dari sisi operasional penerbangan, Bandara SSK II melayani 1.404 pergerakan pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026, meningkat 10,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, di mana bandara melayani sebanyak 1.268 pergerakan pesawat," katanya, dilansir dari Antara, Selasa, 31 Maret 2026.
Baca Juga :
Peningkatan ini, lanjutnya, juga didukung oleh realisasi 179 penerbangan tambahan (extra flight) dari maskapai Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Super Air Jet, dan Wings Air pada rute Jakarta, Batam, Yogyakarta, Kuala Lumpur serta Gunung Sitoli Nias.
Menurut Achmad, bandara juga mencatatkan nol kecelakaan atau "zero accident". Hal ini mempertegas peran strategis Bandara Sultan Syarif Kasim II sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di wilayah Riau.
“Pertumbuhan trafik periode Angkutan Lebaran di awal tahun 2026 ini menjadi motivasi bagi Bandara SSK II untuk terus meningkatkan kualitas layanan sepenuh hati dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, guna memberikan pengalaman yang berkesan bagi para pengguna jasa serta utamanya mendukung pengembangan pariwisata serta perekonomian daerah di Provinsi Riau,” tuturnya.

Suasana Bandara SSK II Pekanbaru selama periode arus balik Lebaran 2026. ANTARA/HO-Bandara SSK II Pekanbaru
Dengan begitu, pihaknya resmi menutup operasional Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 H yang aktif sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Penutupan ditandai dengan Apel Penutupan Posko yang diikuti oleh manajemen internal Bandara Sultan Syarif Kasim II bersama seluruh stakeholder bandara pada Senin, 30 Maret 2026.
“Berkat sinergi yang erat antara PT Angkasa Pura Indonesia sebagai operator bandara dengan seluruh stakeholder, peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat dilayani secara optimal, dengan pencapaian utama 'zero accident',” ujar Achmad.