Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat mengecek penanganan karhutla di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Foto: Dok. Kemenhut.
Penanganan Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting Dorong Sinergi Relawan
Fachri Audhia Hafiez • 15 October 2026 21:14
Jakarta: Penguatan koordinasi serta kolaborasi antara pemerintah dan relawan dinilai diperlukan dalam mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Khususnya di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.
“Ini saatnya kita gotong royong. Ini saatnya kita berbagi solidaritas. Tentu namanya judulnya kerelawanan atau voluntarisme, itu memang harus panggilan dari hati,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 15 Oktober 2026.
Raja Juli menjelaskan bahwa keterlibatan relawan akan ditempatkan dalam pola koordinasi terpadu agar setiap unsur bergerak efektif sesuai dengan kebutuhan lapangan. Penanganan pun akan diarahkan melalui satu komando operasi agar seluruh kebijakan serta keputusan antarlembaga berjalan selaras.
Selain itu, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyiapkan dukungan peralatan bagi masyarakat sekitar kawasan. Sebanyak 15 desa di seputar Tanjung Puting akan didorong untuk membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA), lengkap dengan fasilitasi mesin air dan jet shooter demi memperkuat penanganan di tingkat tapak.
Pemerintah terus mengerahkan seluruh daya untuk menanggulangi karhutla di kawasan tersebut, mulai dari operasi darat, pembuatan sumur bor, pemadaman udara (water bombing), hingga Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
“Kolaborasi dengan relawan dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat upaya bersama untuk menjaga kawasan hutan dan habitat satwa dari ancaman kebakaran,” ujar Raja Juli.
.jpeg)
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat mengecek penanganan karhutla di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Foto: ANTARA/HO-Kemenhut.
Dalam peninjauan langsung di lapangan, Menhut bersama Pangdam Kalimantan Tengah Kodam XXII/Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin mengecek kondisi terkini penanganan karhutla di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting.
Usai memantau lokasi, Menhut berdiskusi langsung dengan para relawan dan elemen masyarakat setempat, di antaranya Yayasan Orangutan Hijau Kalimantan, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), ASITA, ASTINDO, Himpunan Klotok Wisata Kumai (HKWK), Tourism Cook Association (TCA), Persatuan Speed Kumai, hingga masyarakat mitra Polhut Desa Sungai Sekonyer.