Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Foto: Metro TV/Damar.
Pramono Sebut Jakarta Rumah Keberagaman Berlandaskan Pancasila
Muhammad Adyatma Damardjati • 1 October 2026 10:57
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta sebagai rumah keberagaman bagi siapa saja dengan berlandaskan ideologi pemersatu Pancasila. Hal itu disampaikannya usai upacara Hari Kesaktian Pancasila di Balai Kota, Kamis, 1 Oktober 2026.
Pramono mengatakan upacara tersebut digelar bersama DPRD DKI Jakarta dan jajaran ASN di lingkungan Balai Kota. Tema peringatan tahun ini adalah Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.
"Hari ini Pemerintah DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta memperingati Hari Kesaktian Pancasila bersama jajaran ASN. Pancasila seperti kita ketahui bersama adalah ideologi pemersatu bangsa," ujar Pramono di Balai Kota setelah memimpin upacara.
Pramono menegaskan Jakarta merupakan miniatur Indonesia yang terbuka bagi siapa saja. Menurutnya, keberagaman itu dirawat dan dijaga berdasarkan Pancasila.
"Bagi Jakarta, Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun. Jakarta adalah miniatur Indonesia, Jakarta terbuka bagi siapa saja dan Jakarta juga merawat serta menjaga keberagaman ini berdasarkan Pancasila," ungkap Pramono.

Suasana Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Balai Kota DKI Jakarta. Foto: Metro TV/Damar.
Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menambahkan, semangat kesaktian Pancasila harus memperkokoh persatuan dan keberagaman di Jakarta. Menurutnya, hal itu penting dalam menyongsong lima abad Jakarta.
"Semangat kesaktian Pancasila memperkokoh persatuan keberagaman di DKI Jakarta untuk menyongsong lima abad DKI Jakarta. Spirit dari kesaktian Pancasila harus menjadi inspirasi, harus menjadi fondasi bagi kehidupan masyarakat dan warga di DKI Jakarta," tegas Suhud dalam kesempatan yang sama.