Ilustrasi Askrindo.Foto: Dok istimewa
Genjot Bisnis, Askrindo Tingkatkan Kompetensi Ahli Asuransi
Eko Nordiansyah • 23 January 2025 17:42
Jakarta: PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Peningkatan ini guna mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus melanjutkan transformasi SDM berupa peningkatan kompetensi dan implementasi AKHLAK.
Sekretaris Perusahaan Askrindo, Syafruddin, mengatakan, pengembangan SDM atau transformasi SDM merupakan bagian dari program besar Kementerian BUMN. Upaya ini sekaligus untuk menghadapi tantangan industri Asuransi yang semakin dinamis.
Untuk itu, anggota Holding Asuransi dan Penjaminan Indonesia Financial Group (IFG) ini memiliki berbagai program pengembangan SDM berbasis kompetensi di bidang Asuransi. Salah satunya peran Ajun Ahli Asuransi Indonesia Kerugian (A3IK) dan Ahli Asuransi Indonesia Kerugian (A2IK).
“Kami percaya bahwa SDM yang unggul dan adaptif adalah kunci keberhasilan perusahaan. Sertifikasi tersebut sangat penting, mengingat potensi resiko bisnis di industri asuransi sangat besar, sehingga peran tenaga ahli sangat dibutuhkan guna mendukung pertumbuhan bisnis,” ujar Syafruddin dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 23 Januari 2025.

(Ilustrasi. Foto: Dok Medcom.id)
Baca juga:
Dukung Budaya Bersih di BUMN, Askrindo Tegaskan Komitmen Antikorupsi |
Askrindo terus berinovasi dalam memberikan pelatihan, pengembangan keterampilan, dan fasilitas pendukung bagi karyawan di seluruh Indonesia. Hingga tahun 2024, Askrindo memiliki total 98 pegawai bersertifikasi A3IK dan 12 pegawai bersertifikasi A2IK.
Untuk mencetak para ahli asuransi yang kompeten di bidangnya, Askrindo melakukan berbagai strategi, mulai dari memberikan pelatihan intensif, hingga sertifikasi profesional sebagai upaya mempersiapkan calon pemimpin masa depan.
“Kami tidak hanya fokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga pada pengembangan potensi individu di dalam perusahaan. Dengan SDM yang berkualitas, kami yakin Askrindo akan semakin memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” ungkap dia.