Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung/Metro TV/Yurike Budiman
Gubernur Pramono Merespons Pernyataan Ahok Soal Banjir
Yurike • 15 November 2025 18:40
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi pernyataan mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait potensi banjir hingga Monas, bila tanggul di Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara jebol. Pramono berharap prediksi Ahok salah.
"Tanggapannya sederhana, mudah-mudahan Pak Ahok salah," kata Pramono di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Sabtu, 15 November 2025.
Enggan berkomentar banyak, Pram mengulangi lagi ucapannya.
"Mudah-mudahan Pak Ahok salah," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kota Jakarta Utara, Saipul Abu Gozala mengatakan hingga kini belum ada keluhan maupun kekhawatiran masyarakat terkait pernyataan Ahok tersebut.
"Ya kami sih sampai saat ini belum ya, belum mendapatkan informasi dari masyarakat langsung, tapi cuma baca berita aja bahwa laut tingginya itu sudah melampaui dari dam yang sudah ada gitu ya dikhawatirkan banjir," kata Abu saat ditemui di kantor Walikota.
Baca Juga :Jakarta Parade 2025: Merayakan Semangat Pahlawan, Memperkuat Daya Tarik Pariwisata Ibu Kota
"Mudah-mudahan itu tidak terjadi, karena itu memang fenomena alam. Pemerintah seharusnya bisa mencegah hal-hal tersebut karena itu adalah suara dari masyarakat kan," sambungnya.
Abu berharap, Pemerintah Provinsi DKI dapat melakukan pengecekan berkala, terlebih di wilayah-wilayah yang kerap mengalami banjir rob.
Banjir rob/Ilustrasi Metro TV/Yurike"Kalau menurut saya ya dari Pemprov, coba untuk ngecek apa yang harus dilakukan, mudah-mudahan apa yang disampaikan oleh Pak Ahok itu tidak terjadi lah di Jakarta," kata Abu.
Ahok memberi pernyataan bahwa adanya potensi banjir hingga pusat kota. Potensi itu terjadi, jika tanggul laut di Pantai Mutiara jebol.
"Jika (tanggul Pantai Mutiara) jebol air laut pasang dan hujan turun, bisa banjir sampai Monas," kata Ahok, Kamis, 13 November 2025.