Ilustrasi. Foto: dok Pintu.
1 Lot Berapa Lembar Saham?
Husen Miftahudin • 18 September 2025 14:05
Jakarta: Bagi pemula di dunia pasar modal, istilah 'lot' sering menimbulkan pertanyaan. Salah satunya, 1 lot sebenarnya berapa lembar saham. Pertanyaan ini penting karena transaksi jual beli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak dilakukan per lembar, melainkan menggunakan satuan lot.
Sejak aturan yang berlaku pada 2014, BEI menetapkan bahwa 1 lot setara dengan 100 lembar saham. Sebelumnya, 1 lot terdiri dari 500 lembar, namun jumlah itu diperkecil agar investor ritel lebih mudah masuk ke pasar modal dengan modal yang lebih terjangkau.
Dengan sistem ini, pembelian saham tidak bisa dilakukan hanya satu lembar, melainkan minimal satu lot atau 100 lembar. Standarisasi ini tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga menjaga konsistensi perhitungan di pasar.
Berikut cara dan contoh perhitungan harga 1 lot saham, dikutip dari laman Sahabat Pegadaian dan Pintu.
| Baca juga: Heboh Pembobolan Rekening Sekuritas di BCA Rp70 Miliar, OJK Restui SRO Batasi Layanan RDN di Hari Libur |
Cara menghitung harga 1 lot saham
Untuk mengetahui berapa modal yang dibutuhkan, investor cukup mengalikan harga per lembar saham dengan jumlah lembar dalam 1 lot, yaitu 100 lembar.
Jika harga per lembar saham sebuah emiten Rp3.500, maka harga 1 lot adalah:
Rp3.500 x 100 = Rp350.000.
Dengan begitu, investor bisa dengan cepat memperkirakan dana yang perlu disiapkan untuk membeli saham sesuai jumlah lot yang diinginkan.

(Ilustrasi IHSG. Foto: Medcom.id)
Contoh perhitungan saham
Selain itu, investor juga bisa melihat contoh pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Jika harga per lembar saham BBCA Rp9.750, maka harga 1 lot adalah Rp9.750 x 100 = Rp975.000. (Aulia Rahmani Hanifa)