Penemuan 11 Bayi di Sleman, Pemkab Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Bupati Sleman, Harda Kiswaya. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Penemuan 11 Bayi di Sleman, Pemkab Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Ahmad Mustaqim • 12 May 2026 07:23

Sleman: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan bakal melakukan sejumlah respon atas kasus penemuan 11 bayi di sebuah rumah wilayah Desa atau Kelurahan Hargobinangun, Kecamatan Pakem. Salah satunya melakukan evaluasi keberadaan bangunan yang digunakan untuk penitipan bayi tersebut. 

"(Di Hargobinangun) ini bukan dalam konteks pendidikan, tapi pengasuhan sehingga nanti tata kelolanya berbeda," kata Bupati Sleman, Harda Kiswaya pada Senin, 11 Mei 2026. 

Peristiwa itu disebut jadi peringatan bagi pemerintahannya dalam menjalankan mekanisme perizinan, pengawasan, hingga evaluasi lembaga pengasuhan anak. 



Rumah penemuan 11 bayi di Kabupaten Sleman, DIY. Metro TV

Harda mengatakan lembaga untuk penitipan anak dan lembaga pendidikan memiliki regulasi berbeda. Ia menegaskan evaluasi bakal dilakukan, dari aspek legalitas, standar pola pengasuhan, serta intensitas pengawasan. 

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Sigit Indarto, menyatakan jajarannya masih mendalami peristiwa tersebut, termasuk aspek legalitas tempat yang dijadikan penitipan bayi. Di sisi lain, tiga bayi kini dirawat di RSUD Sleman dan memerlukan penanganan medis. 

"(Tiga bayi sakit) ini perlu dianalisis lebih lanjut, apakah karena pengawasannya atau ada faktor bawaan," ujar Sigit. 

Polresta Sleman menyatakan masih mendalami kasus tersebut. Hasil sementara, bayi-bayi tersebut lahir dari orang tua yang belum menikah

Sementara, ada belasan saksi telah diperiksa, termasuk bidan yang menangani persalinan bayi saat dilahirkan. Polisi juga mendalami potensi adanya perdagangan manusia maupun dugaan penelantaran anak. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)