Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, meninjau secara langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat II, di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dok. Istimewa
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Ditargetkan Rampung 20 Juni
Achmad Zulfikar Fazli • 18 May 2026 22:25
Bekasi: Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat II, di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bakal rampung tepat waktu. Pembangunan ini ditargetkan rampung 100 persen pada 20 Juni 2026, agar dapat digunakan bertepatan dengan dimulainya kalender akademik.
"Ini kan ngejar target di awal Juli itu kan sudah tahun ajaran baru. Ya, mudah-mudahan lah segera tuntas," kata Dudung di lokasi proyek, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 18 Mei 2026.
Dudung mengapresiasi upaya percepatan pembangunan Sekolah Rakyat yang menunjukkan hasil luar biasa. Per 17 Mei 2026, progres fisik bangunan telah mencapai 65,24 persen, melampaui rencana awal yang diproyeksikan pada angka 53,66 persen. Sementara itu, penyelesaian struktur bangunan utama tercatat sudah menyentuh 89,5 persen.
"Selain itu juga saya lihat struktur bangunan terbangun sangat baik ya. Karena memang yang membangun ini adalah Kementerian Pekerjaan Umum melalui penyedia jasa,” ucap Dudung.
Untuk merampungkan sisa pekerjaan yang ada di Kabupaten Bekasi, kapasitas tenaga kerja di lapangan telah dimaksimalkan hingga mencapai titik optimal 795 orang beserta jaminan ketersediaan alat-alat berat utama. Upaya akselerasi juga mulai difokuskan pada tahap finishing bangunan, yang mencakup penyelesaian arsitektur, Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP), serta pengadaan furniture.
Di lapangan, strategi adaptif melalui penyesuaian jam kerja turut diterapkan guna memitigasi kendala curah hujan. Dia memastikan koordinasi lintas sektor berjalan lancar.
"Saya koordinasi dengan Bapak Bupati, dengan pimpinan proyek. Selama ini tidak kendala," ungkap Dudung.

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, meninjau secara langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat II, di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dok. Istimewa
Baca Juga:
Tengok Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi, KSP: Capaiannya Sudah 65,2% |
Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi ini dirancang secara khusus untuk melayani anak-anak dari keluarga rentan yang masuk dalam kelompok Desil 1 dan 2. Mengusung konsep asrama penuh (boarding school), fasilitas ini disiapkan untuk menampung 900 hingga 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 rombongan belajar di jenjang SD, SMP, dan SMA. Berkat sinergi solid antara KSP, Kementerian PU, Kemensos, pemda, hingga PLN, dan PDAM, seluruh utilitas dasar mulai dari listrik, air bersih, hingga sarana sanitasi dipastikan siap beroperasi sebelum siswa masuk.
Dia memastikan kebutuhan siswa akan dijamin secara menyeluruh oleh pemerintah tanpa dipungut biaya. "Kemudian sarana dan prasarananya juga lengkap, baik sarana olahraga, kemudian sarana bermain. Dan ini sekolah ini nanti gratis, kemudian baik pakaian maupun sepatu, makan termasuk snack ya," ujar Dudung.
Ke depan, pemerintah menetapkan target pembangunan 500 Sekolah Rakyat di berbagai daerah dalam kurun waktu 5 tahun, atau kurang lebih 100 sekolah setiap tahunnya, melengkapi 93 sekolah yang sedang dalam proses pembangunan tahun ini. Dia menambahkan pemerintah juga mendirikan Sekolah Garuda yang mempersiapkan talenta unggul di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
"Luar biasa program Prioritas unggulan Bapak Presiden ini. Dan ke depan Bapak Presiden ingin anak-anak Indonesia ini tampil dan bersaing di dunia internasional. Artinya mampu dan tidak kalah," ujar Dudung.