Jembatan Ampera, Ikon Kota Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/M Imam Pramana
Cuaca Ekstrem di Sumsel Diperkirakan Berlangsung hingga Akhir Mei 2026
Silvana Febiari • 13 May 2026 19:43
Palembang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sumatra Selatan (Sumsel) untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Mei 2026.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang Sinta Andayani mengatakan kondisi ini dipicu oleh aktivitas fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) spasial yang terpantau aktif di sekitar wilayah Sumsel.
"Fenomena alam ini diperkirakan akan sering disertai dengan kilat, petir, dan angin kencang secara mendadak," kata Sinta, dilansir dari Antara, Rabu, 13 Mei 2026.
Baca Juga :
OKU Tingkatkan Status Siaga Cuaca Ekstrem
Selain itu, terbentuknya pola angin konvergen atau pertemuan massa udara turut mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan di kawasan tersebut.
Meski saat ini Sumatera Selatan sedang memasuki musim pancaroba atau masa transisi, hampir seluruh kabupaten/kota di wilayah tersebut masih berpotensi diguyur hujan. Curah hujan diperkirakan berkisar dari intensitas sedang hingga lebat.

Ilustrasi Medcom.id
Ia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi. Potensi tersebut meliputi banjir dan genangan di wilayah perkotaan, tanah longsor di daerah perbukitan atau lereng curam, serta pohon tumbang akibat angin kencang.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera melakukan langkah mitigasi, terutama pada wilayah-wilayah yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana alam tersebut. Tujuannya untuk meminimalisir risiko kerugian materiil maupun korban jiwa.