Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Foto: Antara.
Menbud Tekankan Pentingnya Percepatan Restorasi Bangunan Candi
Anggi Tondi Martaon • 18 April 2026 11:27
Jakarta: Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menekankan pentingnya percepatan restorasi bangunan candi yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak. Wacana tersebut untuk meningkatkan pariwisata budaya, sejarah, dan religi.
“Strategi diperlukan secara proaktif mencari dukungan dari berbagai pihak, yakni pemerintah pusat, daerah, dan swasta, untuk mendanai pemugaran lebih lanjut,” kata Fadli melalui keterangan tertulis, Sabtu, 18 April 2026.
Saat melakukan kunjungan kerja ke Kompleks Candi Sewu dan Keraton Ratu Boko, Yogyakarta, Fadli menyebutkan bahwa candi memiliki potensi besar dan perlu percepatan proses restorasi. Menurut dia, komitmen ini diambil karena restorasi tidak hanya berkaitan dengan pelestarian, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi serta menjadikan kompleks candi lebih utuh dalam beberapa tahun ke depan.
Lebih lanjut, eks Wakil Ketua DPR itu mengungkapkan bahwa Keraton Ratu Boko merupakan aset cagar budaya nasional seluas sekitar 16 hektar di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Situs ini merupakan salah satu aset Kementerian Kebudayaan dan menegaskan posisinya sebagai simpul warisan sekaligus pariwisata.
Menbud menyebut daya tarik Keraton Ratu Boko mencakup arsitektur gerbang, petirtaan, pendopo–pringgitan, serta kombinasi otentik antara struktur Hindu–Buddha.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar.
Berdasarkan prasasti yang ditemukan, situs ini dibangun pada abad ke-8 Masehi, dengan lanskap yang masih sangat asli.
Fadli menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan dalam mengupayakan penguatan pelestarian dan pemanfaatan cagar budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan kebudayaan nasional yang berkelanjutan.
"Kita berharap semakin banyak masyarakat yang berkunjung ke Keraton Ratu Boko ini.
Karena di sini kita bisa menikmati satu perjalanan semacam 'time travel' ke masa lalu dengan peninggalan-peninggalan nenek moyang kita yang luar biasa," ujar Fadli.