Candi Borobudur. Foto: Youtube.
Menbud: Rencana Pemasangan Catra di Borobudur dalam Pembahasan
Anggi Tondi Martaon • 18 April 2026 09:55
Jakarta: Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan rencana pemasangan catra di Candi Borobudur masih dalam tahap pembahasan dan kajian mendalam. Pemasangan bakal mempertimbangkan aspirasi masyarakat.
"Pemasangan tersebut akan dilakukan pada waktu yang tepat, dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat, khususnya umat Buddha," kata Fadli dikutip dari Antara, Sabtu, 18 April 2026.
Politikus Partai Gerindra itu menyampaikan bahwa kehadiran Catra bagian dari konsep living heritage , yang saat ini juga didorong oleh UNESCO. Konsep tersebut menekankan bahwa situs budaya tidak hanya menjadi monumen statis, tetapi juga memiliki nilai hidup dan terus berkembang bersama masyarakat.
“Ini merupakan bentuk adaptasi. Tidak ada yang mengganggu karena semuanya melalui proses panjang, termasuk diskusi dan forum grup diskusi (FGD) bersama para ahli, seperti sejarawan, budayawan, hingga arkeolog,” ungkap Fadli.
Namun demikian, pemasangan Catra diperkirakan belum dapat dilakukan sebelum perayaan Waisak tahun ini.
Fadli menuturkan, masih harus melalui sejumlah tahapan, termasuk kajian dampak dan uji kelayakan, guna memastikan seluruh prosedur terpenuhi.
.jpeg)
Candi Borobudur. Foto: Instagram.
Selain itu, rencana ini menjadi bagian dari upaya sosialisasi. Serta menjawab aspirasi komunitas umat Buddha yang telah disampaikan sejak lama.
Ia berharap, langkah ini dapat meningkatkan daya tarik kawasan Borobudur, baik dari sisi wisata sejarah maupun religi. Dengan jumlah umat Buddha dunia yang diperkirakan mencapai 500 juta hingga 600 juta orang, potensi kunjungan dinilai sangat besar. Bahkan, jika satu persen saja datang, jumlahnya bisa mencapai lima hingga enam juta wisatawan.
Pemerintah berharap, melalui konsep living heritage ini, Candi Borobudur tidak hanya menjadi warisan budaya dunia. Tetapi juga pusat kegiatan spiritual dan budaya yang hidup serta terus berkembang secara berkelanjutan.