Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Kautsar
Pramono Merencanakan Rute TransJabodetabek hingga Bandara, Ini Alasannya
Farhan Zhuhri • 22 January 2026 15:44
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merencanakan layanan TransJabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta. Rencana tersebut mengemuka, meski sudah ada moda transportasi bandara seperti bus Damri hingga Kereta Api Bandara (Railink).
Ia menegaskan pembukaan rute baru tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan ataupun mengurangi layanan angkutan bandara yang sudah ada. Pihaknya masih berkoordinasi dengan para pengelola transportasi terkait agar layanan berjalan beriringan.
"Tentunya pasti akan ada koordinasi tapi kan ini pilihan. kami tidak akan mengurangi, tidak menutup trayek-trayek yang sekarang sudah berjalan," ujar Pramono di Jakarta Barat, Kamis, 22 Januari 2026.
Menurut Pramono, kehadiran TransJabodetabek menuju bandara justru ditujukan untuk memperluas opsi mobilitas masyarakat. Dengan semakin banyak pilihan transportasi publik, diharapkan warga tidak lagi bergantung pada kendaraan pribadi untuk menuju Bandara Soekarno-Hatta.
"Karena itu adalah pilihan dan ini memberikan kemudahan kepada publik untuk memilih, supaya transportasinya lebih banyak pilihan dengan banyak pilihan orang tidak lagi bergantung pada kendaraan pribadi. jadi ujung-ujungnya adalah mengurangi kendaraan pribadi," ungkap dia.
.jpg)
Ilustrasi TransJakarta. Foto: MI
Pramono mengungkap rencana pembukaan sejumlah rute baru TransJabodetabek untuk menjawab kebutuhan mobilitas lintas wilayah yang kian tinggi. Dua rute yang diprioritaskan yakni Blok M–Bandara Soekarno Hatta dan Cawang–Jababeka.
Menurut Pramono, rute Blok M-Bandara menjadi kebutuhan mendesak berdasarkan laporan Dinas Perhubungan. Tingginya aktivitas masyarakat menuju dan dari bandara dinilai membutuhkan dukungan angkutan umum yang lebih terintegrasi.