Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang, K9 dan Drone Dikerahkan

Ratusan relawan dikerahkan mencari pendaki hilang di Bukti Mongkrang Gunung Lawu, Karanganyar. Dokumentasi/Istimewa

Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang, K9 dan Drone Dikerahkan

Triawati Prihatsari • 22 January 2026 08:23

Karanganyar: Pencarian pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah, terus berlanjut, Rabu, 21 Januari 2026. Pada pencarian hari ketiga, petugas mengerahkan tim K-9 hingga drone.

"Pencarian ini hari ketiga ya, kami BPBD bersama dengan teman-teman Basarnas, kemudian relawan, TNI, Polri itu memberangkatkan 5 SRU,” ujar Kalak BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, di Karanganyar, Rabu, 21 Januari 2026. 


Ilustrasi pendaki. (freepik)

Diketahui, pendaki atas nama Yasid Ahmad Firdaus, 26, hilang saat mendaki Bukit Mongkrang, pada Minggu, 18 Januari 2026. Pencarian warga Colomadu, Karanganyar, tersebut mengerahkan anjing pelacak dan drone dari Kantor Bea Cukai Solo dan Semarang.

“Hingga sore tadi belum membuahkan hasil, ya masih nihil. Kendala kami yang pertama itu cuaca, karena drone-nya kan informasinya juga tidak maksimal, di atas itu angin dan kabut jadi jarak pandang fokusnya terbatas seperti itu,” ungkap Hendro.

Sebelumnya, seorang pendaki asal Colomadu, Karanganyar, Yasid Ahmad Firdaus, 26 dilaporkan hilang saat menjadi di Bukit Mongkrang,  Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Berdasarkan informasi, Yasid mendaki Bukit Mongkrang bersama tiga orang rekannya, Cahya, Salman dan Riyan.

Keempatnya mendaki pada Minggu, 18 Januari 2026 sekitar pukul 06.30 WIB. Kemudian mereka mencapai puncak Bukti Mongkrang sekitar pukul 08.00 WIB. Keempat pendaki terpisah saat turun. Namun hingga Minggu siang, tidak ada tanda-tanda korban terlihat.

"Setelah itu mereka turun bersama. Mereka terpisah diatas Pos 3, dengan formasi pertama Salman, kedua Cahya, ketiga survivor, dan keempat Riyan. Salman dan Cahya menunggu kedua rekannya di basecamp, dan yang datang hanya Riyan di posisi barisan paling belakang. Karena itu mereka melapokan ke petugas bascame jika survivor belum kembali," ujar Kalak BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, di Karanganyar, Senin, 19 Januari 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)