Permabudhi  Puji Komitmen Pemprov DKI Buka Ruang Toleransi di Bundaran HI

Peringatan Waisak bertajuk Illumination of Jakarta: Glow of Peace di Bundaran HI, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026. Foto: Metro TV/Iqbal.

Permabudhi Puji Komitmen Pemprov DKI Buka Ruang Toleransi di Bundaran HI

Muhammad Iqbal Sidiq • 29 May 2026 23:42

Jakarta: Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) DKI Jakarta mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang membuka ruang publik untuk penyelenggaraan peringatan Waisak 2026 bertajuk Illumination of Jakarta: Glow of Peace malam ini. Kebijakan ini dinilai mencerminkan kehadiran negara dalam menjamin kesetaraan.

"Ini seperti pemerintah berkomitmen untuk membangun toleransi bersama di antara umat beragama," ujar Sekretaris Permabudhi DKI Jakarta, Herman Mulyadi, saat ditemui Metrotvnews.com, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.  

Herman menyebut festival keagamaan di pusat kota seperti ini merupakan momentum yang telah lama dinantiboleh umat Buddha. Langkah inklusif Pemprov DKI Jakarta yang memberikan ruang setara menjadi sinyal positif untuk memperkuat nilai toleransi di Ibu Kota.  

Komitmen itu dibuktikan dengan turut diundangnya sejumlah tokoh lintas agama, dalam peringatan waisak ini. Lima pemuka agama terlihat juga mendampingi sesi renungan bersama Bhante Dhammasubho Mahathera.

"Semua lima agama juga dihadirkan di Bundaran HI," tambah Herman.  

Herman juga menambahkan, pesan damai sangatlah relevan dengan kebutuhan saat ini. Di tengah dinamika sosial yang dinamis, nilai sosial harus terus diutamakan.

Ribuan masyarakat mengikuti peringatan Waisak 2026 bertajuk Illumination of Jakarta: Glow of Peace di Bundaran HI. Foto: Metro TV/Iqbal.

"Makin ke sini makin modern, kayaknya juga kemanusiaan, toleransi itu juga menjadi isu utama," pungkasnya.  

Peringatan Illumination of Jakarta: Glow of Peace ini bukan sekadar menjadi acara agama biasa. Festival ini sukses menjadi sinyal baik bagaimana sebuah ruang perkotaan dapat menjadi simbol keharmonisan dan persatuan bangsa.

(Anggi Tondi)