Ilustrasi. Foto: Freepik.
Bitcoin Melonjak di Atas USD81 Ribu
Eko Nordiansyah • 20 September 2026 10:05
New York: Bitcoin melonjak di atas USD81 ribu pada Sabtu, 19 September 2026, karena gelombang likuidasi posisi short dan permintaan pasar spot yang kembali muncul membantu mata uang kripto tersebut bangkit dari penurunan yang dipicu oleh kenaikan suku bunga dan hambatan pada legislasi kripto AS.
Bitcoin sempat naik hingga USD81.702 pada 18 September setelah diperdagangkan di kisaran USD76.400 sehari sebelumnya, menandai pergerakan pertamanya di atas USD80.000 sejak 7 September.
Dikutip dari Investing, Minggu, 20 September 2026, aset kripto terkemuka dunia ini diperdagangkan pada level USD81.309,4 dan mencatat kenaikan 5,62 persen pada hari itu.
Pemulihan ini terjadi setelah pekan yang sulit bagi aset berisiko. Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, dan Bank of Japan (BOJ) menyusul dengan kenaikan seperempat poin menjadi 1,25%, tingkat suku bunga kebijakan tertinggi dalam 31 tahun.
Bitcoin awalnya sempat turun ke kisaran USD75.000-USD76.000, namun aksi jual yang diperkirakan akan terjadi pasca-keputusan BOJ ternyata tidak terwujud. ETF Bitcoin spot AS mencatat arus masuk sekitar USD159 juta pada 17 September, yang memberikan dorongan permintaan baru di pasar spot.
Lonjakan harga yang dipicu oleh short squeeze (penutupan paksa posisi jual) kemudian mempercepat reli pada Jumat. Posisi kripto dengan leverage senilai sekitar USD192 juta dilikuidasi dalam waktu satu jam, termasuk posisi jual (short) senilai lebih dari USD183 juta. Posisi jual Bitcoin mencakup sekitar USD119 juta dari total tersebut.

(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Ketidakpastian regulasi kripto
Ketidakpastian regulasi tetap menjadi sorotan setelah Senat AS gagal memajukan pembahasan RUU CLARITY minggu ini. Sejak saat itu, CFTC telah mengajukan proposal pasar kripto terpisah kepada Kantor Manajemen dan Anggaran (OMB) Gedung Putih, meskipun rinciannya belum diungkapkan.SEC juga telah memperkenalkan pengecualian inovasi yang memberikan jalur lima tahun bagi platform yang memenuhi syarat untuk menawarkan perdagangan on-chain atas saham-saham tertentu yang ditokenisasi, tanpa harus mendaftar sebagai bursa efek.
Secara terpisah, CFTC mengeluarkan kebijakan keringanan yang mengizinkan penyedia perangkat lunak tertentu untuk menghubungkan pengguna ke pasar derivatif yang teregulasi tanpa harus mendaftar sebagai introducing broker (perantara perdagangan), dengan tunduk pada batasan-batasan tertentu.
Posisi pasar menunjukkan optimisme yang disertai kehati-hatian setelah pemulihan harga Bitcoin. Banyak pedagang memperkirakan adanya peluang sebesar 84 persen bahwa Bitcoin akan mencapai USD84 ribu sebelum turun ke level USD55 ribu.
Tingkat keyakinan menurun pada level harga yang lebih tinggi. Pedagang di Polymarket memperkirakan peluang Bitcoin mencapai USD90 ribu tahun ini sebesar 59 persen, namun hanya 25 persen untuk mencapai USD100 ribu. Risiko penurunan juga masih ada, di mana platform tersebut memperkirakan adanya peluang sebesar 48 persen bahwa Bitcoin akan menyentuh level USD70 ribu sebelum akhir tahun.
Harga kripto ikut melonjak saat pekan berakhir
Harga kripto secara umum cenderung naik pada Jumat berdasarkan pantauan pasar terkini. Ether, mata uang kripto terbesar kedua di dunia, naik 6,37 persen menjadi USD2.619,81. XRP, mata uang kripto terbesar ketiga di dunia, menguat 8,97 persen menjadi USD1,4238.Solana naik 10,54 persen menjadi USD113,57, sementara BNB naik tipis 1,78 persen menjadi USD762,00. Cardano menguat 8,93 persen menjadi USD0,2330, sedangkan Dogecoin naik 6,62 persen.
Di antara koin meme, TRUMP diperdagangkan stagnan hari ini, sementara Shiba Inu naik 3,98 persen.