Prabowo Terima Kunjungan Presiden Belarus, Bahas Potensi Kerja Sama

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan balasan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Belarus, Bahas Potensi Kerja Sama

Gabriella Thesa Widiari • 2 July 2026 11:42

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan balasan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko. Pertemuan digelar di di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Pantuan Metro TV, Presiden Lukashenko tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 11.25 WIB. Kedatangannya langsung disambut oleh Presiden Prabowo. 

Tak hanya itu, Istana Merdeka semarak dengan berbagai tari-tarian nusantara untuk menyambut kedatangan Presiden Lukashenko. Dilanjutkan, dengan upacara penyambutan.
 


Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan, kunjungan ini tindak lanjut dari lawatan Presiden Prabowo ke Belarus pada 15 Juli tahun lalu. Dalam pertemuan itu menghasilkan komitmen memperluas kerja sama bilateral.

Sugiono menjelaskan, pertemuan kedua kepala negara diharapkan membuka babak baru hubungan Indonesia dan Belarus yang semakin intensif. Menurutnya, kedua negara memiliki banyak potensi kerja sama yang akan terus dikembangkan di berbagai sektor strategis.

"Hari ini juga akan diluncurkan satu roadmap hubungan bilateral di berbagai sektor antara Indonesia dengan Belarus," kata Sugiono, dilansir dari Antara.

Ia menambahkan penguatan hubungan tersebut didukung dengan telah ditandatanganinya perjanjian Indonesia-Eurasia CEPA, dan Belarus menjadi salah satu negara yang telah meratifikasinya. Hal itu dinilai menjadi landasan penting bagi peningkatan kerja sama ekonomi kedua negara.

Sugiono mengatakan, fokus utama kerja sama sejalan dengan program Presiden Prabowo. Terutama di bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi.

Pemerintah akan memperkuat kolaborasi dalam sektor pertanian, termasuk kerja sama penyediaan bahan baku pupuk dari Belarus.


Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan balasan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.

"Kepentingan kita yang utama, karena ini juga sesuai dengan programnya Bapak Presiden, terutama di bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi, kerja sama yang lebih intensif di bidang ini juga akan dimantapkan, beberapa produk pertanian, dan khususnya bahan baku pupuk juga akan dikerjasamakan antara Belarus dan Indonesia," ujar Sugiono.

Menurut Sugiono, kunjungan ini merupakan kunjungan kedua Presiden Lukashenko ke Indonesia setelah lawatan pertamanya pada 2013. Pemerintah Indonesia berharap kunjungan balasan tersebut semakin mempererat hubungan bilateral sekaligus membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, investasi, serta pemenuhan kebutuhan sumber daya strategis kedua negara.

(Gabriella Thesa Widiari)