Instalasi seni Sunflower Angel dipajang di kompleks Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dokumentasi/TWC Prambanan
Sunflower Angel Sambut Wisatawan Libur Sekolah di Candi Prambanan
Ahmad Mustaqim • 10 June 2026 15:10
Yogyakarta: Instalasi seni Sunflower Angel dipajang di kompleks Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Instalasi tersebut menyambut para wisatawan memasuki libur sekolah pada pertengahan Juni 2026.
Instalasi yang dirancang sosok Arrofi Ramadhan telah dibuka untuk publik. Pameran karya seni bunga matahari yang berdiri megah berlatar Candi Prambanan ini menyambut wisatawan pada 21 Mei hingga 14 Juni 2026.
Arrofi Ramadhan menjelaskan instalasi tersebut dibuat sebagai simbol perjalanan cinta, harapan, serta mimpi yang dia bangun bersama pasangannya. Ia mengatakan Sunflower Angel lahir terinspirasi dari tiga sosok yang memiliki makna mendalam untuknya, yaitu bunga matahari, burung makau dan Annisa Sekar P sebagai pasangannya.
“Sunflower Angel di Candi Prambanan adalah sebuah karya personal yang menginterpretasikan perubahan hidup melalui tiga makhluk yang berarti bagi pribadi, yaitu, bunga matahari, burung makau dan Sekar (pasangannya). Karya ini menggambarkan kebahagiaan, keceriaan, kesabaran dan takdir, penemuan jati diri serta perubahan hidup yang signifikan ketika berdamai dengan diri sendiri dan semesta," kata Arrofi di Kompleks Candi Prambanan pada Rabu, 10 Juni 2026.
"Pembuatan sunflower ini memiliki kesamaan background cerita, seperti legenda di Candi Prambanan. Mungkin ada kesamaan energi dan spirit karyanya yang berawal dari kerelaan membuat, membangun, sebesar, sebanyak apapun untuk menunjukkan keseriusan kepada cintanya," ujar Arrofi.
Ia menambahkan, karya instalasi tersebut juga akan memiliki makna yang lebih luas bagi wisatawan. Candi Prambanan, kata dia, memberikan konteks yang sangat istimewa karena merupakan simbol karya besar yang telah bertahan melintasi waktu.
"Saya berharap setiap orang yang datang dapat menemukan interpretasi dan cerita mereka sendiri ketika melihat Sunflower Angel berdiri berdampingan dengan kemegahan Prambanan," ujarnya. Direktur Komersil Injourney Destination Management, Gistang Panutur mengatakan kolaborasi antara warisan budaya dan karya seni kontemporer ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman wisata yang semakin beragam di kawasan Candi Prambanan. Ia mengatakan Candi Prambanan merupakan ruang budaya yang terus hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.
"Melalui kolaborasi seperti Sunflower Angel dan Candi Prambanan, kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda, yang membuka ruang bagi ekspresi kreatif generasi muda. Antusiasme ribuan pengunjung menunjukkan bahwa perpaduan antara heritage, seni, dan kreativitas mampu menghadirkan daya tarik baru sekaligus memperluas apresiasi masyarakat terhadap kawasan cagar budaya," ujarnya.
.jpg)
Instalasi seni Sunflower Angel dipajang di kompleks Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dokumentasi/TWC Prambanan
Gistang mengajak kolaborasi berbagai pihak, terutama para seniman lukis, perupa, untuk berkarya dan berpameran di destinasi Taman Wisata Candi. Kehadiran karya-karya seni yang selaras dengan nilai-nilai budaya, menambah daya tarik Candi Prambanan menjadi destinasi yang lebih artistik dan menawan. Ia berharap destinasi warisan budaya tidak hanya menjadi ruang untuk menikmati jejak sejarah, tetapi juga ruang hidup yang terus melahirkan dialog kreatif antara masa lalu, masa kini, dan masa depan.
“Kehadiran karya seni ini menghadirkan ruang reflektif, apresiasi, dan interaksi yang mendalam terhadap nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur. Kami berharap destinasi candi dapat terus berkembang sebagai pusat kebudayaan yang relevan, inklusif, serta mampu menginspirasi masyarakat lintas generasi," ucap Gistang.
Selain menjadi destinasi foto berupa instalasi Sunflower Angel x Prambanan Temple, juga menghadirkan berbagai aktivitas kreatif yang dapat diikuti pengunjung secara gratis. Berbagai kegiatan seperti Jamming Urban Sketch, yoga class, workshop melukis, workshop membuat pin, hingga Sunflower Arrangement Workshop diselenggarakan sepanjang periode pameran. Aktivitas tersebut menjadikan event ini tidak hanya sebagai ruang apresiasi seni, tetapi juga wadah interaksi dan kreativitas bagi masyarakat.
Pihak InJourney Destination Management juga menambah jam operasional kawasan Candi Prambanan pada 6–7 Juni dan 13–14 Juni 2026. Pada tanggal tersebut, Taman WIsata Candi (TWC) Prambanan dibuka hingga pukul 20.00 WIB. Pengunjung di jam tambahan ini bisa membeli secara on the spot di Loket tiket Taman Wisata Candi Prambanan yang dibuka hingga pukul 19.00 WIB. Adapun pengunjung yang datang setelah pukul 17.30 WIB, dapat masuk melalui Pos H (utara pintu masuk utama wisatawan) TWC Prambanan.