Longsor Timbun Jalan Provinsi Lubuk Basung-Bukittinggi, Akses Kendaraan Lumpuh

Masyarakat sedang membersihkan jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi tertimbun tanah longsor di Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Rabu (10/5/2026). ANTARA/HO-Camat Ampek Koto

Longsor Timbun Jalan Provinsi Lubuk Basung-Bukittinggi, Akses Kendaraan Lumpuh

Lukman Diah Sari • 10 June 2026 14:34

Lubuk Basung: Jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatra Barat ke Kota Bukittinggi tepatnya di Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, tertimbun tanah longsor. Sehingga akses kendaraan lumpuh. 

Camat Ampek Koto Subhan mengatakan longsor menimbun badan jalan sepanjang enam meter dengan ketinggian sekitar satu meter. Longsor diduga akibat curah hujan cukup tinggi pada Rabu dini hari, 10 Juni 2026. 

"Longsor juga membawa material kayu sehingga tidak bisa dilalui kendaraan dari Lubuk Basung-Bukittinggi dan dialihkan melalui Panta," kata Subhan di Lubuk Basung, Rabu, 10 Juni 2026, melansir Antara.

ilustrasi medcom.id

Ia mengatakan masyarakat setempat telah melakukan gotong royong untuk membersihkan material pohon yang tumbang dan termasuk material longsor dengan alat seadanya sejak Rabu pagi, 10 Juni 2026. Kemudian, alat berat dari UPT Jalan Provinsi datang turut membersihkan material agar akses jalan provinsi itu bisa dilalui kendaraan.

"Mudah-mudahan pembersihan material tanah longsor cepat selesai, agar akses lalulintas kembali normal," harap dia.

Subhan mengakui lokasi tanah longsor merupakan bekas longsor pada November 2025. Setidaknya ada beberapa titik tanah longsor melanda jalan provinsi di Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam.

Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Abdul Ghafur menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan UPT Jalan Provinsi untuk membantu membersihkan material longsor.

"Kita telah melakukan koordinasi dengan UPT Jalan Provinsi setelah mendapatkan laporan tanah longsor di Sungai Landia," kata Abdul.

Ia menambahkan pohon tumbang juga terjadi di Kelok 10. Satgas BPBD Agam ditugaskan untuk membersihkan sisa kayu tumbang yang sudah dibantu nagari.

(Lukman Diah Sari)