Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo di kawasan Pasar Wisata Songgoriti, Kota Batu, Jawa Timur, Senin 22 Juni 2026. Metrotvnews.com/ Daviq Umar Al Faruq
Ratusan Pegiat Seni Ramaikan Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo di Kota Batu
Daviq Umar Al Faruq • 23 June 2026 13:45
Batu: Ratusan peserta dan pegiat seni di Kota Batu, Jawa Timur memadati lokasi Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo yang telah menjadi agenda budaya rutin Kota Batu. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang ekspresi kesenian tradisional, tetapi juga sarana memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman.
Wali Kota Batu Nurochman mengapresiasi konsistensi para seniman dan pegiat budaya yang selama hampir dua dekade menjaga keberlangsungan Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo. Menurutnya, eksistensi kegiatan tersebut menjadi bukti budaya lokal tetap hidup dan mampu bertahan di tengah arus modernisasi.
"Kirab Banteng 1 Suro yang telah berlangsung hingga tahun ke-18 ini menunjukkan bahwa semangat melestarikan budaya leluhur masih sangat kuat. Pemerintah harus hadir melalui kebijakan yang memberikan ruang bagi seluruh kesenian di Kota Batu agar terus tumbuh dan berkembang," ujar Nurochman.
Baca Juga :
Ia menilai Kota Batu memiliki kekuatan budaya yang tak kalah penting dibanding sektor pariwisata yang selama ini menjadi daya tarik utama daerah. Kekayaan seni tradisional yang dimiliki masyarakat dinilai perlu terus dijaga agar tidak tergerus perubahan zaman.
"Momentum 1 Suro ini mengingatkan kita untuk terus menjaga warisan budaya leluhur. Semangat gotong royong para seniman dan masyarakat dalam menjaga tradisi ini merupakan kekuatan yang harus terus kita rawat bersama," tambah Nurochman.

Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo di kawasan Pasar Wisata Songgoriti, Kota Batu, Jawa Timur, Senin 22 Juni 2026. Metrotvnews.com/ Daviq Umar Al Faruq
Kirab ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Heli Suyanto, Camat Batu, Lurah Songgokerto, perwakilan Dinas Pariwisata, Dewan Kesenian Kota Batu, Paguyuban Banteng Kota Batu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta peserta dari berbagai daerah, termasuk Mojokerto dan Blitar. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan luas terhadap upaya pelestarian budaya lokal.
Pemerintah Kota Batu berharap Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo dapat terus berkembang sebagai ruang pelestarian budaya sekaligus media edukasi bagi generasi muda. Selain memperkenalkan seni tradisional kepada masyarakat luas, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat karakter Kota Batu sebagai daerah yang berbudaya dan berakar kuat pada nilai-nilai kearifan lokal.
Keberlangsungan kirab selama 18 tahun menjadi bukti bahwa tradisi dapat tetap hidup ketika mendapat dukungan dari komunitas, seniman, dan pemerintah. Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan budaya lokal sekaligus memperkokoh identitas Kota Batu di masa mendatang.