Atasi Krisis Air, Pemkab Demak Upayakan Pengadaan Alat Desalinasi di Wilayah Pesisir

Bupati Demak Eisti'anah saat kunjungan kerja di Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Atasi Krisis Air, Pemkab Demak Upayakan Pengadaan Alat Desalinasi di Wilayah Pesisir

Silvana Febiari • 18 June 2026 11:03

Demak: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak, Jawa Tengah, mengupayakan bantuan pengadaan alat desalinasi untuk mengatasi kebutuhan air bersih di wilayah pesisir. Alat tersebut berfungsi mengubah air laut menjadi air siap konsumsi, terutama saat musim kemarau.

"Sebelumnya di Demak juga menerima bantuan alat desalinasi dari Pemprov Jateng bekerja sama dengan Universitas Diponegoro yang ditempatkan di Desa Banjarsari dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekitar," kata Bupati Demak Eisti'anah, dilansir dari Antara, Kamis, 18 Juni 2026. 

Selain di Desa Banjarsari, alat serupa juga dimanfaatkan oleh salah satu pondok pesantren di Desa Tugu, Kecamatan Sayung. Penggunaan alat tersebut menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan air bersih di kawasan pesisir.

Menurut dia, keberadaan alat desalinasi tersebut cukup membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Terutama saat musim kemarau dan intrusi air laut yang kerap melanda wilayah pesisir Demak.

Pemkab Demak, lanjut dia, juga tengah mencari informasi terkait kebutuhan anggaran untuk pengadaan alat desalinasi apabila masih dibutuhkan masyarakat di wilayah lainnya. "Kami masih mengkaji kebutuhan anggarannya. Jika memang masyarakat sangat membutuhkan, tentu kami akan berupaya membantu pengadaannya," ucap Eisti'anah.

Ia berharap ketika kemampuan keuangan daerah semakin baik, pengadaan alat desalinasi dapat dipertimbangkan untuk diberikan kepada daerah-daerah yang mendesak membutuhkan pasokan air bersih. Khususnya di kawasan pesisir yang rentan mengalami krisis air saat kemarau.

"Jika memang dibutuhkan masyarakat, tentu kami juga akan membantu," ujar Eisti'anah.

(Silvana Febiari)