Olah TKP rumah tersangka penganiayaan dan penyekapan di Kabupaten Bandung. Metro TV
Polisi Olah TKP Kontrakan Tersangka Penyekapan Perempuan di Kabupaten Bandung
Roni Halim • 23 June 2026 15:56
Bandung: Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polda Jawa Barat menyita sejumlah barang bukti hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dari kamar kontrakan pelaku penganiayaan dan penyekapan di kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Proses olah TKP yang dilakukan tim Inafis Polda Jabar selesai digelar, Selasa, 23 Juni sekitar pukul 14.30 WIB. Kegiatan berlangsung selama lebih dari dua jam di lokasi kontrakan pelaku.
Seluruh barang bukti yang diamankan langsung dibawa ke Markas Polda Jabar untuk diteliti lebih lanjut. Ketua RT Ahmad Solohin yang mendampingi proses olah TKP menyampaikan barang bukti yang disita petugas antara lain helm serta barang-barang lain yang berada di dalam kamar.
Untuk menghindari perusakan dan hilangnya barang bukti, kepolisian akhirnya memasang garis polisi di lokasi kamar kontrakan pelaku.
Sebelumnya, Polda Jawa Barat telah menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di Bandung. Polisi juga memasukkan Taufik ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Saya juga menginformasikan bahwa kita sudah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO). Terkait ini kami akan mengharapkan bantuan dari masyarakat," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Selasa 23 Juni 2026.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan. Metrotvnews.com/ P Aditya Prakasa
Rudi mengatakan penetapan DPO tersebut telah sesuai dengan dokumen resmi yang diterbitkan setelah proses penyidikan oleh polisi. Ia juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan Taufik Hidayat, baik di wilayah Jawa Barat maupun di luar provinsi, untuk segera melapor ke Polsek atau Polres terdekat.
"Seluruhnya yang bila melihat informasi yang tadi kami sudah sebarkan, mengetahui, bertemu dan sebagainya untuk dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian, Jawa Barat khususnya, Polda Jabar untuk dapat menginformasikan keberadaannya di mana," ucap Rudi.