Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan May Day 2026. Foto: Youtube Setpres.
Peringatan May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Kebijakannya Berpihak pada Buruh
Anggi Tondi Martaon • 1 May 2026 10:36
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan kebijakan pemerintah yang dipimpinnya sangat berpihak kepada kaum buruh. Hal itu disampaikan Kepala Negara dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.
"Saya kira dalam satu tahun ini saudara-saudara bisa menilai kebijakan yang diambil pemerintah yang saya pimpin adalah kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh," kata Prabowo dikutip dari Youtube Setpres, Jumat, 1 Mei 2026.
RI 1 kemudian memaparkan sejumlah kebijakan yang diambil dalam setahun ini. Di antaranya, menetapkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional.
"Kita sudah mengangkat Ibu Marsinah sebagai Pahlawan Nasional," ungkap Prabowo.
Baca Juga :
Aspirasi Buruh di May Day 2026: Pengesahan RUU Ketenagakerjaan hingga Tarif Ojol 10 Persen
"Bulan ini saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jatim, untuk meresmikan museum perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah," sebut Prabowo.

Peringatan May Day 2026 di Kawasan Monas, Jakpus. Foto: Youtube Setpres.
Selain itu, Prabowo menyampaikan pemerintah yang dipimpinnya sudah mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT). Menurut dia, kebijakan politik tersebut merupakan sejarah bagi Indonesia.
"Kalau tidak salah ini adalah perjuangan lama. Perjuangan 22 tahun, bahkan selama republik berdiri belum pernah ada UU PPRT. Selama ini, pekerja rumah tangga, entah dibayar upah berapa tidak jelas. sekarang pertama kali dalam sejarah NKRI kita sahkan UU PPRT," ujar Prabowo.