Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap II yang dipusatkan di Kilang Pertamina RU IV CIlacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/YU
Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan Tak Patriotik untuk Mundur dari Jabatan
Achmad Zulfikar Fazli • 29 April 2026 18:20
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memberikan ultimatum keras kepada pejabat maupun intelektual yang tidak memiliki jiwa patriotisme untuk mundur dari jabatannya. Dia menegaskan tidak akan menoleransi tindakan yang tidak patriotisme.
"Pilih, bela rakyatmu atau pilih mengabdi ke yang lain. Saya tidak akan toleransi mereka-mereka yang tidak patriotik. Sepintar apapun kau, kalau kau tidak bela bangsamu sendiri, tidak ada tempat di sekitar saya, carilah orang lain," kata Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya saat "groundbreaking" 13 proyek hilirisasi di Cilacap Jawa Tengah melalui siaran pada YouTube Sekretariat Kabinet, di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 29 April 2026.
Presiden menegaskan kepintaran para ilmuwan maupun teknokrat seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan digunakan pada hal yang merugikan bangsa Indonesia.
"Jangan kepandaian itu kau pakai untuk memperkaya bangsa lain. Kita tidak benci bangsa lain, kita tidak mau rakyat kita miskin terus karena uang kita diambil ke luar negeri. Kalau saudara mau, silakan. Jangan ikut pemerintah yang saya pimpin," kata Prabowo.
Baca Juga:
Prabowo Kritik Pengusaha yang 'Simpan' Kekayaan di Luar Negeri |
_%20ANTARA_HO-BPMI%20Sekretariat%20Presiden(1).jpeg)
Presiden Prabowo Subianto dalam peninjauan ke SMAN 1 Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden
Presiden meminta para intelektual menjadi "Profesor Merah Putih" yang berdiri membela rakyat dan tidak menggunakan kepandaian mereka untuk menutupi korupsi, serta perampokan uang negara.
Prabowo juga merespons pihak-pihak yang skeptis, atau berniat meninggalkan Indonesia lantaran menilai kondisi nasional yang sudah tidak ideal untuk ditinggali.
"Ada yang mau kabur. Kabur aja. Kau kabur aja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silahkan. Mau kabur kemana? Hei orang-orang pintar bukalah berita, lihatlah, kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia, sekarang," kata Presiden.
Menurut dia, pemerintahannya hanya ingin bekerja untuk rakyat, sehingga individu yang tidak memiliki visi sejalan dipersilakan untuk tidak bergabung agar tidak menimbulkan kegaduhan.