1,67 Juta Penumpang Diprediksi Padati Lintasan Ketapang–Gilimanuk Saat Lebaran

Ilustrasi - Kapal feri di lintasan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. ANTARA/Novi Husdinariyanto

1,67 Juta Penumpang Diprediksi Padati Lintasan Ketapang–Gilimanuk Saat Lebaran

Silvana Febiari • 11 February 2026 07:21

Banyuwangi: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan jumlah penumpang pada Angkutan Lebaran 2026 mencapai 1,67 juta orang di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Angka itu meningkat tiga persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 1,62 juta penumpang.

Senior General Manager Regional III ASDP Lutfi Pratama Adi Subarkah mengatakan peningkatan juga terjadi pada jumlah kendaraan. Total kendaraan diperkirakan mencapai 453.964 unit, naik 5 persen dibandingkan 427.033 unit pada 2025.

“Ada kenaikan tiga kali lipat dibandingkan rata-rata jumlah penumpang harian saat normal yang sekitar 10-11 ribu orang,” kata Lutfi dalam jumpa pers di Kantor ASDP Ketapang, Banyuwangi, dilansir Antara, Rabu, 11 Februari 2026.
 


Berdasarkan data prediksi angkutan Lebaran 2026, jumlah trip kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk diperkirakan mencapai 10.080 perjalanan. Angka tersebut naik 4 persen dibandingkan realisasi 2025 sebanyak 9.658 trip.

Dari total perjalanan itu, arus mudik dari Pelabuhan Gilimanuk diperkirakan mencapai 4.928 perjalanan. Penumpang diproyeksikan sebanyak 876.439 orang dan kendaraan 239.519 unit, masing-masing naik 4–5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, arus balik dari Pelabuhan Ketapang diproyeksikan meningkat menjadi 5.152 perjalanan. Total 799.485 penumpang dan 214.445 kendaraan.

Lutfi memaparkan ASDP juga menyiapkan pola operasi khusus untuk mengantisipasi kepadatan di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk. Dalam kondisi normal, sebanyak 28 kapal beroperasi. Jika terjadi kepadatan, jumlah kapal akan ditambah menjadi 30 unit, sedangkan untuk kondisi sangat padat ASDP akan mengoperasikan hingga 32 kapal.

Adapun indikator kepadatan ditentukan dari panjang antrean kendaraan. Mulai dari 190 meter hingga 1,3 kilometer dari area pelabuhan.


Ilustrasi - Kapal feri di lintasan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. ANTARA/Novi Husdinariyanto


Puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada 17 Maret 2026 dengan total penumpang mencapai 32.150 orang Sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 26 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sekitar 27.038 orang.

Momentum Lebaran tahun ini bertepatan dengan libur sekolah, cuti bersama, dan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret. Kondisi ini diperkirakan akan meningkatkan intensitas pergerakan penumpang dan kendaraan di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)