Askrindo menandatangani Perjanjian Kerja Sama Asuransi dengan BPD Kalteng. Foto: Dok istimewa
Dukung Kredit UMKM, Askrindo Kucuri Asuransi bagi BPD Kalteng
Eko Nordiansyah • 9 February 2026 11:25
Jakarta: PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menandatangani Perjanjian Kerja Sama Asuransi Kredit Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Asuransi Umum bersama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (BPD Kalteng). Penandatanganan kerja sama ini dalam rangka mendukung pembiayaan UMKM.
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menyampaikan, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Askrindo dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penguatan pembiayaan UMKM di daerah dengan potensi ekonomi strategis. Salah satunya melalui pembiayaan yang dilengkapi perlindungan risiko.
“Lewat kerja sama ini, kami ingin perbankan lebih percaya diri menyalurkan kredit, sekaligus memberi ruang bagi UMKM untuk tumbuh dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” tutur Budhi dalam keterangan tertulis, Senin, 9 Februari 2026.
Ia menambahkan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pembiayaan UMKM yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif, terutama bagi pelaku usaha yang bergerak di sektor-sektor produktif utama Kalimantan Tengah.
Melalui skema Asuransi Kredit KUR, penyaluran pembiayaan UMKM memperoleh perlindungan risiko kredit, sementara Asuransi Umum berperan memitigasi risiko usaha produktif, mulai dari risiko produksi, aset, hingga aktivitas operasional, termasuk pada usaha pendukung logistik dan infrastruktur kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Penguatan tulang punggung ekonomi daerah
Jumlah usaha mikro di Kalimantan Tengah bertumpu pada pertanian, perkebunan, dan pengembangan kawasan food estate, serta peran strategis wilayah ini sebagai penyangga pembangunan IKN. Konsentrasi usaha mikro pada sektor-sektor tersebut mendorong meningkatnya kebutuhan pembiayaan yang diimbangi dengan perlindungan risiko.Pada saat yang sama, ekspansi sektor produktif tersebut turut memperluas permintaan pasar terhadap asuransi umum, di mana perlindungan atas risiko produksi dan operasional menjadi faktor kunci bagi keberlanjutan UMKM sekaligus penopang kepercayaan perbankan dalam menyalurkan pembiayaan.
Budhi menegaskan, peran Askrindo tidak hanya terbatas pada penyedia proteksi risiko kredit, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong literasi dan inklusi asuransi, guna memperkuat ketahanan ekonomi daerah yang bertumpu pada sektor usaha mikro dan UMKM produktif.
Melalui kerja sama ini, Askrindo dan BPD Kalteng optimistis dapat berkontribusi dalam penguatan dan pengembangan ratusan ribu usaha mikro dan UMKM di Kalimantan Tengah, sehingga mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas skala bisnis, dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
“Ke depan, Askrindo akan terus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan perbankan daerah. Harapannya, UMKM semakin mudah mengakses pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan. Dengan sinergi ini, UMKM di Kalimantan Tengah diharapkan makin tangguh dan siap menjadi penggerak ekonomi daerah secara inklusif,” ujar Budhi.
