H-3 Lebaran, 1.784 Penumpang Mudik lewat Kampung Rambutan

Pemudik di Kampung Rambutan. Foto: MI/Farhan

H-3 Lebaran, 1.784 Penumpang Mudik lewat Kampung Rambutan

Farhan Zhuhri • 17 March 2026 16:36

Jakarta: Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnaen mencatat lonjakan pergerakan pemudik mulai terasa H-3 Lebaran. Hingga pukul 15.00 WIB, Selasa, 17 Maret 2026, tercatat sebanyak 1.784 penumpang berangkat menggunakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

“Untuk keberangkatan AKAP, sampai siang ini ada 75 bus dengan total 1.784 penumpang. Ini menunjukkan tren peningkatan dibanding hari-hari sebelumnya,” ujar Revi saat dihubungi Media Indonesia, Selasa, 17 Maret 2026.

Sementara itu, untuk kedatangan, tercatat 85 bus membawa 532 penumpang yang tiba di terminal tersebut.  Arus kedatangan relatif lebih rendah dibandingkan keberangkatan, menandakan dominasi pergerakan warga yang mulai meninggalkan Jakarta.
 


Di sisi lain, layanan TransJabodetabek juga tetap berjalan dengan pergerakan yang lebih terbatas. Sebanyak 14 bus tercatat berangkat dengan 95 penumpang, dan jumlah yang sama untuk kedatangan dengan 132 penumpang.

Ia menegaskan, pihak terminal terus melakukan pengawasan dan pengaturan arus penumpang guna memastikan kelancaran operasional di tengah peningkatan volume mudik. 

Petugas disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan, terutama di area keberangkatan.

“Secara umum kondisi masih terkendali. Namun kami prediksi jumlah penumpang akan terus meningkat hingga puncak arus mudik,” katanya.


Pemudik di Kampung Rambutan. Foto: MI

Aktivitas mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada H-3 Lebaran. Sejak pagi hingga siang, antrean penumpang terlihat mengular di sejumlah loket keberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP), terutama tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Pantauan Media Indonesia di lokasi, kepadatan terjadi di area tunggu dan jalur keberangkatan. Petugas tampak berjaga mengatur arus penumpang agar tetap tertib, sementara pengeras suara secara berkala mengumumkan jadwal keberangkatan bus. Sejumlah pemudik bahkan memilih datang lebih awal untuk menghindari kehabisan tiket.

Rudi, 34, mengaku sudah tiba di terminal sejak pukul 12.00 WIB demi memastikan mendapatkan kursi. Ia memilih mudik lebih awal untuk menghindari puncak arus mudik. 

"Kalau mepet Lebaran pasti lebih padat. Sekarang saja sudah terasa antreannya panjang, tapi masih bisa teratur,” katanya.

Mayoritas pemudik berasal dari wilayah Jakarta dan sekitarnya yang hendak pulang ke kampung halaman di Jawa.

Sejumlah fasilitas pendukung seperti posko kesehatan, area istirahat, dan layanan informasi juga telah disiagakan untuk memastikan kenyamanan pemudik. 

Aparat gabungan dari Dinas Perhubungan dan kepolisian turut dikerahkan untuk mengantisipasi kepadatan serta menjaga keamanan selama periode mudik berlangsung.

Diperkirakan, puncak arus mudik di Terminal Kampung Rambutan akan terjadi pada H-2 hingga H-1 Lebaran, seiring meningkatnya jumlah warga yang mulai meninggalkan Ibu Kota.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)