Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin. Foto: ANTARA/Muzdaffar Fauzan.
PT KAI: 82 Perjalanan Kereta Batal Akibat Banjir di Pekalongan
Fachri Audhia Hafiez • 18 January 2026 19:36
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan sebanyak 82 perjalanan kereta api penumpang akibat banjir yang merendam jalur di Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, khususnya di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Kondisi ini diperparah dengan jebolnya tanggul dan fenomena air laut pasang yang menghambat surutnya genangan.
“Memang cuaca ekstrem akhir-akhir ini dalam 2-3 hari ini menyebabkan pembatalan, keterlambatan di perjalanan kereta kita. Jadi yang terdampak itu ada 82 kereta penumpang, kemudian ada 16 kereta barang yang terdampak pembatalan, dan kemudian juga ada sekitar 76 kereta yang mengalami keterlambatan,” ujar Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, dalam jumpa pers di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu, 18 Januari 2026.
Bobby menjelaskan, titik terparah berada di lintas antara Stasiun Pekalongan dan Sragi. Luapan dua sungai yang mengapit jalur rel di kilometer 88+900 hingga 89+100 membuat lintasan tidak dapat dilalui sejak Sabtu malam, 17 Januari 2026. Menurutnya, kombinasi curah hujan tinggi di hulu dan air pasang di hilir membuat aliran air tertahan dan menggenangi jalur rel.
Meski jalur kini sudah mulai bisa dilewati kembali, pihak KAI masih memberlakukan pembatasan kecepatan demi menjamin keselamatan perjalanan. KAI juga telah berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk melakukan perbaikan permanen pada tanggul yang jebol mulai Senin, 19 Januari 2026.
"Besok kami akan tindak lanjuti segera untuk supaya kita bisa memitigasi dan melakukan perbaikan permanen di dapsus-dapsus (dalam pengawasan khusus), daerah dalam pengawasan khusus, di Daop 4 ini," kata Bobby.

Kondisi banjir di Pekalongan yang merendam jalur kereta. Foto: Istimewa.
Sebagai bentuk kompensasi, KAI menerapkan langkah mitigasi berupa layanan pemulihan (recovery) bagi penumpang yang terdampak di stasiun maupun di atas kereta. Selain itu, bagi calon penumpang yang perjalanannya dibatalkan, KAI memberikan fasilitas pengembalian dana (refund) tiket secara penuh.
Pihak manajemen KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan terus berupaya mempercepat pemulihan di daerah dapsus wilayah Daop 4 agar jadwal perjalanan kembali normal.