Evakuasi penumpang KM Nabilah. Metrotvnews.com/Yurike
Detik-detik Evakuasi 10 Penumpang KM Nabilah yang Bocor Dihantam Ombak
Yurike • 13 January 2026 21:10
Kepulauan Seribu: Kapal kayu KM Nabilah mengalami kebocoran usai dihantam ombak di perairan sebelah Tenggara Pulau Gosong Sekati, Kepulauan Seribu Utara, Selasa, 13 Januari 2026 siang. Peristiwa ini terjadi akibat cuaca buruk di wilayah tersebut.
Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan, AKP Didik Tri Maryanto, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Polisi langsung bergerak ke titik lokasi bersama unsur terkait, seperti Damkar, Basarnas dan Dinas Kesehatan.
"Kami mendapat laporan ada kapal yang mengalami kerusakan pada bagian troll sebelah kiri yang pecah, sehingga mengakibatkan kebocoran dan terombang-ambing," kata Didik, Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.
Petugas melakukan pencarian dan pertolongan menggunakan KM Satria Biru. Sebanyak delapan penumpang, satu kapten, dan satu ABK berhasil dievakuasi.
"Kapal berkapasitas 29 GT itu mengangkut 10 orang penumpang beserta kapten dan anak buah kapal, serta membawa muatan material bangunan dan kebutuhan pokok masyarakat," kata Didik.

Polisi evakuasi penumpang KM Nabilah. Metrotvnews.com/Yurike
Kronologi Kapal Bocor
KM Nabilah berangkat dari Dermaga Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, pukul 07.00 WIB, dengan tujuan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara. Dalam perjalanan, sekitar pukul 09.00 WIB, kapal sempat berlindung di Pulau Laki akibat cuaca buruk disertai gelombang dan arus laut yang cukup kuat.
Baca Juga:
Operasi SAR KM Putri Sakinah Resmi Ditutup, Polisi Tetapkan Dua Tersangka |
Setelah kondisi memungkinkan, kapal kembali melanjutkan pelayaran pada pukul 11.00 WIB. Selang 30 menit, kapal dihantam ombak di perairan sebelah Tenggara Pulau Gosong Sekati, hingga mengalami kebocoran. Sekitar pukul 12.20 WIB, KM Nabilah berhasil ditemukan petugas.
Tidak Ada Korban Jiwa
Didik mengatakan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kecelakaan tersebut. Usai mengevakuasi penumpang dan kapal, serta meminta keterangan saksi-saksi, polisi juga berkoordinasi dengan tim kesehatan PK3D Pulau Pramuka untuk memastikan kondisi kesehatan penumpang.
"Alhamdulillah seluruh penumpang dievakuasi dengan aman ke KM Satria Biru, sementara kapal KM Nabilah didampingi menuju Pulau Pramuka," kata Didik.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Argadija Putra, menegaskan keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan kejadian di wilayah perairan Kepulauan Seribu. Dia mengapresiasi respons cepat dan sinergi anggota Polsek Kepulauan Seribu Selatan bersama unsur Damkar dan pihak terkait dalam penanganan laka laut ini.
"Kesiapsiagaan personel di lapangan menjadi kunci, sehingga seluruh penumpang KM Nabilah dapat diselamatkan tanpa ada korban jiwa," kata Arga.
Kapolres mengimbau seluruh nakhoda dan pengguna jasa transportasi laut agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, kelengkapan keselamatan pelayaran, serta segera melaporkan ke pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat di laut.