Presiden Prabowo: Sekolah Rakyat Bantu Warga Kurang Berdaya

Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.

Presiden Prabowo: Sekolah Rakyat Bantu Warga Kurang Berdaya

Fachri Audhia Hafiez • 7 June 2026 11:58

Tabanan: Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang inklusif melalui program Sekolah Rakyat. Langkah ini dinilai sebagai pilar krusial untuk mengangkat derajat dan kesejahteraan hidup masyarakat yang berada di garis kemiskinan serta kelompok yang kurang berdaya.

"Sekolah Rakyat, kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya. Jadi, pembangunan kita sebagai bangsa tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik," ujar Prabowo saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, seperti dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Minggu, 7 Juni 2026.
 


Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan bangsa harus berfokus pada pencapaian hidup yang layak bagi seluruh elemen masyarakat. Untuk merealisasikan target besar tersebut, pemerintah wajib bekerja keras melakukan pembenahan di seluruh sektor, dengan menempatkan bidang pendidikan sebagai prioritas utama.

Menurut Kepala Negara, skema pendidikan ke depan tidak hanya berfokus pada jalur formal, melainkan juga menyasar pada peningkatan program pelatihan taktis bagi berbagai profesi pelayanan publik dan sektor riil. Upaya masif ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat secara merata.

"Kita harus bekerja keras di semua bidang. Salah satu adalah pendidikan. Pendidikan yang bisa membuat rakyat sejahtera di semua bidang. Pendidikan, latihan untuk petani, latihan untuk guru, untuk perawat, semua bidang harus kita tingkatkan pendidikan dan latihan," jelas Prabowo.

Prabowo mengingatkan bahwa proyeksi besar di sektor pendidikan ini membutuhkan alokasi anggaran yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, ia menyerukan kepada seluruh jajaran pemimpin di instansi pemerintahan untuk memperketat pengawasan, menghemat anggaran, serta berkomitmen penuh menjaga kekayaan alam dan aset negara dari segala bentuk kebocoran.

"Ini usaha besar dan ini membutuhkan uang. Karena itu, pemerintah, pemimpin-pemimpin harus bekerja keras, uang harus dihemat, harus dijaga, kekayaan negara harus dijaga. Negara kita sebetulnya sangat-sangat kaya, sumber alamnya sangat banyak, tinggal kita yang pandai mengelola, pandai menjaga," tegas Prabowo.


Presiden Prabowo Subianto saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali. Foto: Breaking News Metro TV.

Prabowo juga mengaku puas melihat implementasi dan perkembangan rill dari program Sekolah Rakyat di lapangan. Namun, ia menyadari tantangan ke depan masih sangat besar mengingat tingginya angka permintaan masyarakat daerah terhadap akses sekolah gratis berkualitas tersebut.

"Jadi, saya gembira melihat perkembangan sekolah rakyat. Tentunya, usaha masih sangat besar ya, karena yang butuh sekolah ini ternyata banyak," ucap Prabowo.

(Fachri Audhia Hafiez)