Saka Catat Hasil Positif Pemboran Sumur di Pangkah

Istimewa. PT Saka

Saka Catat Hasil Positif Pemboran Sumur di Pangkah

Al Abrar • 2 April 2026 11:53

Jakarta: PT Saka Energi Indonesia (Saka), perusahaan hulu minyak dan gas bumi (migas) bagian dari Subholding Gas Pertamina, melalui Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL), mencatat hasil positif dari pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Lapangan Ujung Pangkah, Wilayah Kerja (WK) Pangkah, Perairan Laut Jawa Timur.

Sumur tersebut telah berhasil berproduksi (onstream) sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi untuk mendukung kebutuhan energi nasional.

Berdasarkan uji produksi pada Minggu, 29 Maret 2026, sumur UPA-17ST menghasilkan 2.443 barel minyak per hari (BOPD) serta 3,72 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) associated gas. Capaian ini menunjukkan Lapangan Ujung Pangkah masih memiliki potensi signifikan untuk mendukung produksi migas di Jawa Timur.

Direktur Operasi Saka Achmad Agus Miftakhurrohman mengatakan, keberhasilan ini menjadi capaian penting bagi perusahaan di WK Pangkah.

"Keberhasilan pemboran sumur UPA-17ST merupakan pencapaian penting terkini setelah sebelumnya Saka juga berhasil melakukan pemboran dan put onstream sumur pengembangan lainnya, yaitu sumur SID-05," ujar Achmad Agus, dalam keterangan tertulis, Kamis, 2 April 2026.
 


Pemboran UPA-17ST dimulai pada Sabtu, 12 Oktober 2025 dari Well Head Platform-A (WHP-A) menggunakan rig jack up SinoOcean Peace dan selesai pada Sabtu, 28 Desember 2025. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan well intervention (WLI), termasuk stimulasi untuk mengoptimalkan produksi serta memastikan aliran hidrokarbon dari reservoir ke permukaan berjalan optimal.



Sumur ini telah memasuki tahap uji produksi guna menentukan laju produksi optimal yang terintegrasi dengan sistem produksi lapangan.

"Hasil produksi yang melampaui target menunjukkan potensi reservoir yang sangat baik sekaligus mencerminkan efektivitas perencanaan teknis dengan tetap mengutamakan keselamatan, serta hasil kolaborasi solid antara tim internal, mitra, dan pemangku kepentingan, khususnya manajemen SKK Migas bersama KKKS lainnya," tambah dia.

Sumur UPA-17ST merupakan sumur dengan jangkauan pemboran terpanjang yang pernah dilakukan Saka dan masuk kategori Extended Reach Drilling (ERD). Teknologi ini memungkinkan pemboran menjangkau reservoir yang berada jauh dari fasilitas produksi, sehingga pengembangan cadangan lebih efisien tanpa perlu membangun platform baru. Keberhasilan ini juga mendapat respons positif dari SKK Migas. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyebut hasil pemboran tersebut sangat baik.

"Alhamdulillah, hasil kegiatan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST menunjukkan hasil yang sangat baik," ujar Djoko.

Secara operasional, pemboran sumur ini merupakan konversi dari sumur idle, sehingga memiliki tantangan tersendiri, termasuk panjang lintasan horizontal kategori ERD. Operasi juga melibatkan penggunaan expandable casing untuk mengantisipasi kompleksitas lapisan batuan serta penerapan teknik stimulasi reservoir karbonat yang telah ditingkatkan.

"Penerapan teknologi ERD, penggunaan expandable casing, dan teknik stimulasi reservoir karbonat yang telah di-improve merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pengembangan lapangan sekaligus memaksimalkan infrastruktur produksi yang ada," jelas Achmad Agus.

Dengan hasil uji produksi yang melampaui target, sumur UPA-17ST diharapkan dapat menambah produksi, memperkuat kontribusi WK Pangkah terhadap pasokan energi nasional, serta mendukung target lifting pemerintah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Al Abrar)