Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), M. Qodari. Foto: tangkapan layar Youtube Metro TV
Bakom RI Ungkap Tantangan Besar Penanganan Karhutla
Muhamad Marup • 3 September 2026 22:38
Jakarta: Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), M. Qodari, menyebut penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghadapi tantangan besar. Selain pemadaman, penanganan juga mencakup pencegahan terjadinya karhutla agar tidak semakin meluas.
"Selain memadamkan, pada saat yang bersamaan juga harus melakukan pencegahan karena jangan sampai titik api itu menjadi lebih besar ya," ujar Qodari, dalam program Kontroversi Metro TV, Kamis, 3 September 2026, pukul 21.05 WIB.
Ia menjelaskan, penanganan saat ini melibatkan lintas sektor. Selain mengoptimalkan kemampuan sendiri, penanganan karhutla juga melibatkan bantuan dari negara sahabat.
"Sudah ada beberapa bantuan pesawat juga dari beberapa negara sahabat yang sudah diberikan otorisasinya oleh Kementerian Perhubungan," jelasnya.

Kontroversi. Foto: Metro TV
Atasi Dampak
Qodari juga mengungkapkan, pemerintah menangani dampak karhutla terhadap aktivitas masyarakat. Dari sisi kesehatan, pemerintah telah menyalurkan sekitar 5,3 juta masker ke provinsi yang terdampak.Ia menambahkan, bagi wilayah-wilayah dengan tingkat udara mengkhawatirkan maka pembelajaran digelar melalui pembelajaran jarak jauh. Hal ini untuk mengurangi dampak kesehatan bagi masyarakat.
"Jadi tantangan ini terus kita hadapi di lapangan dan pasti ini akan dievaluasi terus oleh pemerintah," katanya. Qodari memastikan, pemerintah berkomitmen mengatasi karhutla dengan optimal. Di tingkat daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan meningkatkan peran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah terdampak.
"Jadi saya kira mungkin harus ditingkatkan lagi soal koordinasi yang melibatkan Forkopimda," tuturnya.