Pembersihan area airside Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir.
Bandara Soekarno-Hatta Bersihkan Runway Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Hendrik Simorangkir • 7 September 2026 15:11
Tangerang: Petugas gabungan melakukan pembersihan area airside Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Pembersihan dilakukan sebagai bagian dari persiapan fasilitas bandara apabila operasional penerbangan kembali dibuka.
Asst. Deputy Communication & Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan pembersihan telah dilakukan pada sejumlah fasilitas utama bandara, mulai dari runway, taxiway, hingga apron. Pembersihan juga akan dilakukan kembali apabila keputusan operasional Bandara Soekarno-Hatta kembali dibuka telah ditetapkan.
"Kami semalam sudah melakukan pembersihan di runway di Bandara Soekarno-Hatta, runway 1 maupun runway 2, di taxiway dan di apron sudah dibersihkan. Sehingga apabila nanti diputuskan Soekarno-Hatta kembali dibuka untuk beroperasi, kami akan melakukan pembersihan kembali sehingga lebih efektif fasilitasnya, lebih siap," kata Yudistiawan, Senin, 7 September 2026.
"Kita lakukan berkala saja, agar tidak terlalu berat pada saatnya. Karena memang kita harus memastikan fasilitasnya siap. Manakala sudah diputuskan kita siap beroperasi, sehingga semua fasilitas dipastikan secara safety dan security-nya bisa digunakan," jelas Yudis.

Pembersihan area airside Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir.
Sebelumnya operasional Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara menyusul adanya sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut berdampak pada 624 penerbangan pada periode 7 September 2026, terdiri atas 461 penerbangan domestik, 156 penerbangan internasional, dan tujuh penerbangan kargo.
"Berdasarkan data penerbangan pada periode 7 September 2026, terdapat 624 penerbangan terdampak. Dari 624 flight ini, 461 rute domestik dan 156 rute internasional, dan 7 penerbangan untuk kargo," ujar Yudis di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Senin, 7 September 2026.
Yudis menuturkan, dari 624 penerbangan tersebut terdapat sekitar 75.236 penumpang yang terdampak. Berdasarkan NOTAM terakhir, penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta ditetapkan sampai dengan pukul 18.00 WIB.
"Iya ada 75.236 penumpang. Sehingga sampai dengan saat ini memang belum ada operasi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta," kata Yudis.
Untuk membantu mobilitas penumpang yang terdampak, Angkasa Pura Indonesia menyiapkan bus khusus menuju Surabaya, Jogja, Solo, serta Semarang. Bus tersebut disediakan bagi calon penumpang maupun penumpang yang telah membatalkan penerbangannya tetapi masih berada di area Bandara Soekarno-Hatta.
"Itu bagi calon penumpang atau bagi penumpang yang sudah membatalkan penerbangannya namun masih ada di sini, sehingga untuk mengurai kepadatan penumpang yang sudah ada di Bandara Soekarno-Hatta baik di Terminal 1, 2, dan 3, kami menyiapkan bus untuk mengantarkan mereka. Dan hari ini sekitar pukul 14.00 WIB juga akan diberangkatkan," jelas Yudis.
Penumpang yang akan menggunakan layanan bus tersebut perlu menunjukkan tiket untuk memastikan statusnya sebagai calon penumpang. Layanan tersebut tersedia di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3.
"Bagi calon penumpang atau ya calon penumpang yang memutuskan untuk berangkat naik bus saja, kami persilakan menghubungi petugas kami di titik-titik tersebut," ungkap Yudis.