Hutan di Lereng Merapi Kebakaran, Diduga Akibat Awan Panas Api di lereng Gunung Merapi diduga dipicu awan panas. Dokumentasi/BPPTKG
Antisipasi Kebakaran Hutan, TNGM Siagakan Petugas di Lereng Gunung Merapi
Ahmad Mustaqim • 2 September 2026 22:08
Yogyakarta: Otoritas Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) menyiagakan petugas untuk mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan di lereng Gunung Merapi. Kebakaran akibat erupsi Gunung Merapi sebelumnya menjadi catatan penting.
"Kami menyiagakan petugas dari berbagai unsur untuk pencegahan dan pengendalian (dampak) kebakaran," kata Kepala Balai TNGM, Tutut Heri Wibowo pada Rabu, 2 September 2026.
Petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan penjagaan, terdiri atas ASN, Manggala Agni, dan mitra polisi hutan. Pos koordinasi kebakaran hutan ditempatkan di Kantor Resort Pengelolaan Taman Nasional Wilayah Srumbung, Magelang.
Baca Juga :
Kasus kebakaran hutan di lereng Gunung Merapi terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kebakaran dipicu awan panas guguran Gunung Merapi dengan estimasi jarak luncur 2 kilometer ke arah barat daya, tepatnya di hulu Kali Sat atau Kali Putih.
"Awan panas guguran tersebut mencapai batas vegetasi dan menyebabkan terbakarnya vegetasi tersebut. Berdasarkan pantauan visual dari petugas yang berada di Posko Kebakaran Hutan pada Jumat malam, api tidak berkembang membesar," ujarnya.
Balai TNGM menerima laporan kebakaran di kawasan Babadan, sisi barat laut Gunung Merapi, pada 29 Agustus 2026. Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan pengamatan di sejumlah titik dan pada siang harinya sudah tidak terlihat kepulan asap.
"Sebagai upaya mitigasi kebakaran hutan pemantauan masih terus dilakukan baik secara visual, peninjauan langsung ke lapangan, maupun melalui SIPONGI untuk memantau keberadaan titik api," ungkap dia.

Kondisi Gunung Merapi saat meluncurkan awan panas. Dokumentasi/BPPTKG Yogyakarta
Balai TNGM menyediakan layanan hotline melalui nomor call center 081555777002; Kepala Seksi PTN Wilayah I 0811-2909-512; Kepala Resort PTN Wilayah Srumbung 0822-2147-2817; dan Koordinator Polhut 0813-2692-6325.
Pihaknya berharap masyarakat bisa terlibat menyampaikan laporan apabila mengetahui kebakaran di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.