Kampus ITB. Foto: Humas ITB
Kronologi Hilangnya Mahasiswa ITB di Gunung Puntang, Simak Kondisi Terkininya
Muhamad Marup • 11 May 2026 17:55
Jakarta: Mahasiswa Program Magister Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2024, Arief Wibisono, sempat dikabarkan hilang di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu sore, 9 Mei 2026.
Sejak kabar tersebut merebak, pihak kampus serta Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan kepolisian setempat langsung turun melakukan pencarian. Pihak keluarga yang khawatir juga segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi yang bersangkutan.
Hilang saat turun gunung
Berdasarkan keterangan Ketua Program Studi S2 Teknik Lingkungan ITB, Anindrya Nastiti dikutip dari akun X @tijabar, berikut kronologi lengkap hilangnya Arief Wibisono- Arief mendaki gunung Puntang bersama 2 mahasiswa Prodi S2 Teknik Lingkungan ITB lainnya yaitu Rizky Aksa Katresna dan Wimbardi Arief Laksono
- Ketiganya dalam perjalanan turun gunung, lalu Rizky dan Wimbardi berjalan agak pelan dan Arief berjalan lebih dulu.
- Namun ketika Rizky dan Wimbardi sampai di base camp, mereka tidak menemukan Arief.
- Arief diduga hilang kontak pada pukul 17.00.
Basarnas juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan relawan di wilayah Bandung Raya untuk membantu operasi pencarian pada hari ini. Koordinasi bersama pihak kepolisian pun terus dilakukan guna memperluas proses pencarian terhadap Arief.
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) bernama Arief Wibisono (25) yang dilaporkan hilang kontak saat mendaki di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu, 10 Mei 2026. (ANTARA/HO-
Kondisi terkini Arief
Hari ini, Senin, 11 Mei 2026, tim berhasil menemukan Arief dalam kondisi selamat. Informasi mengenai ditemukannya Arief telah dikonfirmasi oleh pihak Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), relawan, pihak terkait, serta rekan-rekan yang sebelumnya mendaki bersama Arief."ITB menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan membantu hingga Arief berhasil ditemukan dalam keadaan selamat," ujar Direktur Komunikasi dan Humas ITB, Nurlaela Arief, dikutip dari laman resmi ITB, Senin, 11 Mei 2026.
Arief diduga sempat tersesat setelah keluar dari jalur utama pendakian yang bermula dari Basecamp Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari. Kondisi itu membuat korban berada cukup jauh dari titik awal pendakian.
Kapolsek menjelaskan, lokasi penemuan korban berjarak sekitar delapan kilometer dari Basecamp Pasir Kuda. Setelah ditemukan, mahasiswa tersebut langsung dievakuasi oleh tim gabungan ke lokasi yang lebih aman untuk mendapatkan penanganan awal.
Petugas juga memastikan kondisi korban tetap stabil sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut.