Komandan IRGC Klaim Pengaruh Militer AS di Kawasan Mulai Melemah

Kapal induk USS Abraham Lincoln. (Anadolu Agency)

Komandan IRGC Klaim Pengaruh Militer AS di Kawasan Mulai Melemah

Muhammad Reyhansyah • 11 May 2026 13:58

Teheran: Komandan senior Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim pengaruh militer Amerika Serikat (AS) di kawasan mulai melemah dan negara-negara lain tidak lagi merasa terintimidasi oleh pengerahan kapal induk Washington di perairan internasional.

Brigadir Jenderal Ahmad Zolghadr, yang merupakan penasihat senior pimpinan IRGC, mengatakan bahwa agresi Amerika Serikat-Israel terhadap Iran menunjukkan bahwa kekuatan global seperti Amerika Serikat, yang sebelumnya mengklaim mampu memberikan keamanan bagi negara lain, kini menghadapi tantangan serius.

"Era ketika pergerakan kapal perang Amerika Serikat dianggap sebagai tanda runtuhnya suatu negara telah berlalu," kata Zolghadr dalam pidato pada sebuah pertemuan di dekat ibu kota Teheran, dikutip dari PressTV, Senin, 11 Mei 2026.

Pernyataannya muncul ketika Iran terus menghadapi upaya Amerika Serikat untuk mematahkan kendalinya atas jalur pelayaran utama di Teluk Persia, beberapa pekan setelah gencatan senjata diumumkan guna menghentikan agresi Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.

Iran telah memberlakukan pengawasan ketat terhadap lalu lintas kargo melalui Selat Hormuz, jalur strategis yang menangani seperlima kebutuhan minyak dunia, sejak awal agresi pada Maret.

Kapal perang Amerika Serikat yang mencoba mendekati perairan Iran dalam beberapa pekan terakhir, menurut laporan tersebut, berhasil dipukul mundur oleh tembakan langsung Iran dalam upaya Washington mematahkan kendali Teheran atas Selat Hormuz.

Situasi itu disebut menggagalkan janji Amerika Serikat untuk memulihkan normalisasi pelayaran di Teluk Persia sekaligus semakin merusak citra Washington sebagai negara adidaya global.

Zolghadr mengatakan Amerika Serikat gagal mencapai tujuannya dalam agresi terhadap Iran dan kini meminta negara lain mengerahkan pasukan mereka ke kawasan.

Menurutnya, ketergantungan terhadap pihak lain menunjukkan Amerika Serikat tidak lagi dapat dianggap sebagai sumber keamanan bagi negara-negara di kawasan tersebut.

Baca juga:  IRGC Tekan Trump: Pilih Lanjutkan Perang atau Terima Kesepakatan Iran

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)