Militer Israel Akui Korban Tewas di Gaza Capai 70 Ribu Jiwa

Kerusakan di lingkungan Al-Zaytun di Gaza, 12 Februari 2025. (EFE/EPA/MOHAMMED SABER)

Militer Israel Akui Korban Tewas di Gaza Capai 70 Ribu Jiwa

Riza Aslam Khaeron • 31 January 2026 11:50

Tel Aviv: Militer Israel mengakui bahwa jumlah warga Gaza yang tewas selama perang telah mencapai sekitar 70.000 jiwa.

Pengakuan ini disampaikan oleh seorang pejabat senior militer Israel kepada pers dalam sesi pengarahan yang dilakukan tanpa menyebut nama, seperti dilaporkan Times of Israel, Jumat, 30 Januari 2026.

Angka tersebut sejalan dengan data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas, yang mencatat total korban tewas sebanyak 71.667 orang hingga akhir Januari 2026, termasuk lebih dari 450 korban jiwa sejak gencatan senjata Oktober 2025.

Pejabat tersebut menambahkan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) hingga kini masih melakukan kajian untuk menentukan komposisi pasti dari jumlah korban, termasuk berapa yang merupakan anggota kelompok bersenjata dan berapa yang tewas langsung akibat pertempuran. 

"Jumlah pasti korban dari kelompok teroris dan warga sipil masih dalam evaluasi," ujarnya.

Selama masa perang yang berlangsung lebih dari dua tahun sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, Israel secara terbuka menolak klaim jumlah korban dari otoritas kesehatan Gaza, terutama dalam insiden-insiden tertentu yang disebut sebagai "angka yang dilebih-lebihkan" oleh pejabat Israel.
 

Baca Juga:
Gaza Masih Bergolak Meski Fase Kedua Rencana Perdamaian Inisiatif AS Diluncurkan

Namun, kali ini militer Israel mengakui bahwa data keseluruhan dari kementerian tersebut dianggap valid secara umum.

Meski begitu, pejabat tersebut menyatakan bahwa angka 70.000 tidak termasuk sekitar 10.000 jenazah yang diperkirakan masih tertimbun reruntuhan bangunan di Gaza, sebagaimana diklaim oleh Hamas.

Kementerian Kesehatan Gaza juga menyebut sedikitnya 440 warga Palestina meninggal akibat kelaparan dan malnutrisi selama perang. Israel membantah hal ini, dengan menyatakan bahwa data tersebut telah dimanipulasi oleh Hamas dengan memasukkan korban yang memiliki kondisi kesehatan parah sejak awal.

Pihak Israel tidak pernah mempublikasikan data resmi yang menguraikan komposisi korban antara warga sipil dan kombatan. Sebaliknya, IDF kerap menyampaikan rasio perkiraan, yakni dua hingga tiga warga sipil untuk setiap militan Hamas yang tewas.

Hingga sebelum gencatan senjata pada Oktober 2025, IDF mengklaim telah membunuh sedikitnya 22.000 kombatan di Gaza serta 1.600 militan lain selama serangan 7 Oktober di wilayah Israel.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)