Pengungsi Longsor Cisarua Mulai Dipulangkan

Korban terdampak longsor Desa Pasirlangu Cisarua dipulangkan ke rumahnya diantar mobil BPBD. (MI/Depi Gunawan)

Pengungsi Longsor Cisarua Mulai Dipulangkan

Media Indonesia • 1 February 2026 13:06

Bandung Barat: Warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, secara bertahap mulai meninggalkan posko pengungsian yang ditempatkan di balai desa dan GOR setempat. Pengungsi yang dipulangkan adalah warga RW 10, RW 11, dan RW 12.

Kepala Desa Pasirlangu Nur Awaludin Lubis menjelaskan bahwa para pengungsi ini tidak terdampak langsung. Mereka mengungsi karena sumber air bersih di wilayahnya tertimbun material longsor.

"Sebetulnya ini bukan pengungsi utama yang rumahnya rusak atau hancur, tapi karena ini warga kita, tetap harus ditampung di pengungsian," katanya, di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Minggu, 1 Februari 2026. 
 


Ia menerangkan bahwa pengungsian dibagi di dua lokasi. Di aula desa tercatat 57 kepala keluarga (KK) dengan total 131 jiwa, sementara di GOR terdapat 44 KK dengan total 133 jiwa.

Dari total pengungsi, diperkirakan sekitar tiga perempat warga sudah bisa kembali ke rumah masing-masing.  "Targetnya, sekitar 200 jiwa sudah dipulangkan, sementara sisanya masih harus bertahan di pengungsian karena berada di zona merah yang direncanakan untuk direlokasi," bebernya.

Selama di pengungsian, lanjut dia, kebutuhan warga seperti beras, makanan, dan sembako telah terpenuhi dengan baik. Namun, keterbatasan air untuk memasak dan mencuci menjadi kendala utama.


Operasi pencarian korban longsor di Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan


Lebih jauh, saat ini satu titik sumur bor telah selesai dibangun dan sudah bisa dimanfaatkan beberapa kepala keluarga di RW 11. Untuk wilayah lainnya, pihaknya mengupayakan pemanfaatan mata air dengan bantuan pompa mesin.

"Warga yang dipulangkan sudah memiliki pasokan air, meski saat ini baru tersedia satu titik. Ke depan direncanakan ada 10 titik sumur. Untuk sementara, warga diminta menggunakan air secara hemat," ujarnya.

Salah satu pengungsi bersyukur bisa dipulangkan meski rumahnya masih ada keterbatasan sumber air bersih. "Kalau rumah aman, enggak rusak, cuma air bersih yang masih susah. Tadi pulang diantar petugas dengan membawa bantuan sembako dan bahan makanan lainnya," ucap salah satu pengungsi. (Depi Gunawan)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)