Kepala Urusan Perbatasan AS, Tom Homan. (Anadolu Agency)
Trump Kirim Kepala Urusan Perbatasan ke Minnesota usai Insiden Penembakan
Muhammad Reyhansyah • 27 January 2026 09:54
Minnesota: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan telah mengirim Kepala Urusan Perbatasan AS, Tom Homan, ke negara bagian Minnesota pada Senin kemarin di tengah meningkatnya ketegangan menyusul dua penembakan fatal yang melibatkan agen penegak imigrasi federal.
“Saya mengirim Tom Homan ke Minnesota malam ini,” tulis Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social.
Trump menambahkan bahwa Homan “tidak terlibat langsung di wilayah itu sebelumnya, tetapi mengenal dan menyukai banyak orang di sana.”
Homan, yang mengawasi keamanan perbatasan Amerika Serikat dan memimpin upaya deportasi massal, disebut Trump sebagai sosok “keras tetapi adil” dan akan “melapor langsung” kepadanya.
Dilansir dari Anadolu Agency, Selasa, 27 Januari 2026, Trump juga menyebut sedang berlangsung “penyelidikan besar” di Minnesota terkait dugaan penipuan, yang menurutnya “setidaknya sebagian bertanggung jawab atas protes terorganisasi yang berujung kekerasan di jalan-jalan.”
Ia sebelumnya menuduh pejabat lokal menggunakan situasi yang berkembang sebagai “penutup” atas dugaan penyalahgunaan dana publik.
Tuduhan tersebut berakar dari klaim yang belum terbukti oleh seorang influencer sayap kanan mengenai dugaan penipuan di pusat penitipan anak di wilayah Minneapolis, khususnya yang dikelola oleh warga keturunan Somalia. Klaim itu telah dibantah oleh otoritas setempat.
Gedung Putih menyatakan bahwa Homan akan mengelola operasi Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di lapangan di Minnesota “untuk terus menangkap para imigran ilegal kriminal terburuk.”
“Selain itu, Tom akan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang memimpin penyelidikan atas penipuan besar dan meluas yang telah mengakibatkan miliaran dolar uang pembayar pajak dicuri dari warga Minnesota yang taat hukum,” kata juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam pernyataan di platform X.
Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, menyebut kedatangan Homan sebagai “kabar baik bagi perdamaian, keselamatan, dan akuntabilitas di Minneapolis.”
“Kami terus menyerukan kepada para pemimpin di Minnesota untuk mengizinkan kemitraan negara bagian dan lokal dalam misi keselamatan publik kami,” tambah Noem.
Percakapan Trump dan Walz
Dalam pernyataan terpisah, Trump mengatakan Gubernur Minnesota, Tim Walz, telah meminta kerja sama terkait penegakan hukum pidana. Ia menyebut keduanya “berada pada gelombang pemikiran yang serupa” dalam percakapan via telepon.“Itu adalah panggilan yang sangat baik,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa ia memberi tahu Walz bahwa Homan akan menghubunginya dan Washington tengah mencari individu kriminal yang berada dalam tahanan negara bagian.
“Gubernur, dengan sangat hormat, memahami hal itu, dan saya akan berbicara dengannya lagi dalam waktu dekat,” ujar Trump.
Trump juga menyebut Walz menyambut baik kedatangan Homan ke Minnesota dan bahwa keduanya ingin terus memperbaiki situasi kejahatan di negara bagian tersebut, meskipun tingkat kriminalitas dilaporkan menurun.
Hingga kini, Walz belum memberikan komentar langsung atas pernyataan Trump tersebut.
Trump kemudian menulis di akun Truth Social bahwa ia juga melakukan “percakapan telepon yang sangat baik” dengan Wali Kota Minneapolis, Jacob Frey. Menyatakan bahwa “banyak kemajuan telah dicapai,” Trump mengatakan Homan akan bertemu dengan Frey pada Selasa untuk melanjutkan pembahasan.
Pengiriman Homan dilakukan setelah dua warga negara Amerika Serikat tewas ditembak agen federal dalam operasi penegakan imigrasi, yang memicu protes massal di Minneapolis.
Sabtu lalu, Trump mendesak para pejabat Minnesota untuk membiarkan ICE “para patriot melakukan tugas mereka.” Ia juga memperingatkan bahwa keberadaan individu yang masih tinggal secara ilegal di negara bagian tersebut akan menciptakan “sesuatu yang jauh lebih buruk daripada apa yang Anda saksikan hari ini.”
Baca juga: Mamdani Kembali Serukan Pembubaran ICE usai Penembakan di Minneapolis