10 Hektare Lahan di Rokan Hilir Terbakar, Angin Kencang Hambat Pemadaman

Tim Manggala Agni Daops Dumai melakukan pemadaman di Bagan Punak, Kecamatan Bangko Rokan Hilir. ANTARA/HO-Manggala Agni

10 Hektare Lahan di Rokan Hilir Terbakar, Angin Kencang Hambat Pemadaman

Lukman Diah Sari • 15 July 2026 22:58

Pekanbaru: Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra Kementerian Kehutanan RI masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 10 hektare di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Kepala Balai Dalkarhut Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan karhutla tersebut terjadi di Kepenghuluan (Desa) Bagan Punak, Kecamatan Bangko. Pemadaman telah dilakukan selama dua hari oleh Manggala Agni Daerah Operasi Dumai.

"Ini pemadaman hari kedua di Bagan Punak, Bangko, Rohil dengan estimasi luasan 10 Ha oleh Manggala Agni Daops Dumai bersama para pihak. Kondisi belum padam, besok akan dilanjutkan," katanya dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Rabu malam, 15 Juli 2026, melansir Antara.

Menurutnya, kendala di lapangan yaitu lokasi bahan bakaran yang melimpah dan angin kencang. Untuk itu pihaknya juga mendapatkan bantuan helikopter waterbombing dari satuan tugas udara.

Dia menuturkan, kebakaran terdeteksi pada Senin, 13 Juli 2026, oleh satgas udara. Tim Manggala Agni Dumai terdiri dari 1satu tim melakukan pengecekan langsung mencari titik berangkat awal menggunakan sepeda motor.

Pemadaman karhutla di Dusun Pulau Putri, Kepenghuluan Sungai Segajah Jaya, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rohil. (MI)

Sementara tim pemadam menggunakan kendaraan roda empat sempat terjebak macet dan baru bisa sampai lokasi Selasa sore, 14 Juli 2026. Pemadaman baru bisa dilaksanakan Rabu pagi ini.

"Tim awal melaksanakan pendataan terlebih dahulu memastikan semua sumber air, kondisi bahan bakaran, dan akses," ujarnya.

Terlebih lagi, lanjutnya tim pada waktu bersamaan juga tengah melakukan pemadaman di wilayah Rohil lainnya yakni di Kepenghuluan Sungai Segajah Jaya, Kecamatan Kubu. Luas kebakaran 7,5 ha, total luas yang dipadamkan pada Selasa (14/7) mencapai 4 ha.

(Lukman Diah Sari)