Pertemuan Menhan Sjafrie Samsoeddin dengan Menteri Perang AS Pete Hegseth di Washington. Foto: Departement of War
Indonesia-AS Umumkan Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama, Berikut Isinya
Fajar Nugraha • 14 April 2026 09:23
Washington: Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth dan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Samsoeddin mengumumkan pembentukan Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama (MDCP) antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Pengumuman pada 13 April 2026 ini mencerminkan peran penting Indonesia dalam mempromosikan stabilitas regional dan menegaskan kekuatan dan potensi hubungan pertahanan bilateral.
“MDCP dimaksudkan untuk berfungsi sebagai kerangka kerja panduan untuk memajukan kerja sama pertahanan bilateral,” sebut Departement of War dalam siarannya.
“Dengan pengumuman ini, kedua negara menegaskan kembali komitmen bersama mereka untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik,” imbuh pengumuman itu.
(1) Modernisasi militer dan peningkatan kapasitas.
(2) Pelatihan dan pendidikan militer profesional, dan
(3) Latihan dan kerja sama operasional.
Dalam kerangka MDCP, Amerika Serikat dan Indonesia akan menjajaki inisiatif mutakhir yang disepakati bersama, termasuk pengembangan bersama kemampuan asimetris canggih yang mempelopori teknologi pertahanan generasi berikutnya di bidang maritim, bawah permukaan, dan sistem otonom, serta kerja sama dalam pemeliharaan, perbaikan, dan dukungan perombakan untuk meningkatkan kesiapan operasional.
Sebagai simbol kemitraan yang ditingkatkan ini, dan mencerminkan kepercayaan yang mendalam antara kedua negara, kedua pemimpin juga telah berkomitmen untuk meningkatkan pelatihan pasukan khusus gabungan.
Keterlibatan ini akan memajukan kepentingan keamanan bersama dan menjalin ikatan yang lebih kuat dan tangguh antara anggota militer Amerika dan Indonesia melalui perluasan peluang dalam pendidikan militer profesional unggulan dan pembentukan hubungan alumni pertahanan.
Kemitraan ini mewakili pengembangan berkelanjutan hubungan pertahanan bilateral AS-Indonesia, yang dibangun di atas kerja sama selama beberapa dekade.
Kedua negara saling mengakui sebagai mitra penting dan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap kerja sama berdasarkan rasa saling menghormati, kedaulatan, dan kepentingan bersama dalam perdamaian dan stabilitas regional.
“Melalui kerangka MDCP, Departemen Perang AS dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia berharap dapat membangun kemitraan jangka panjang mereka dan berinvestasi melalui kerja sama yang lebih dalam,” pungkas pernyataan Departement of War.