Ilustrasi maritim. Foto: dok Ajaib.
BKI Perkuat Kolaborasi Industri Maritim Global
Husen Miftahudin • 14 April 2026 08:24
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI menghadiri pameran dan konferensi maritim Asia Pacific Maritime (APM) 2026 yang berlangsung di Singapura, 25 Maret 2026. Tujuan kehadiran BKI dalam ajang ini adalah memperluas jejaring kerja sama dengan pelaku industri maritim regional dan global, sekaligus memperkenalkan peran dan kapabilitas perusahaan di tingkat internasional.
Direktur Utama BKI R. Benny Susanto yang hadir bersama VP Operasi Bisnis Klasifikasi Munir M serta delegasi BKI menyampaikan, partisipasi ini menjadi momentum bagi BKI untuk berinteraksi langsung dengan berbagai pemangku kepentingan industri, termasuk pelaku usaha perkapalan, sektor lepas pantai, serta pengembang teknologi kelautan.
"Asia Pacific Maritime adalah salah satu forum maritim terkemuka di kawasan Asia yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara. Pameran dan konferensi ini membahas perkembangan industri pembangunan kapal, workboat, sektor lepas pantai, serta teknologi maritim, termasuk pengembangan sistem kelautan berbasis listrik dan hibrida," kata Benny seperti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 14 April 2026.

(BKI menghadiri pameran dan konferensi maritim APM 2026 di Singapura. Foto: dok BKI)
Dalam rangkaian kegiatan, delegasi BKI juga mengunjungi sejumlah booth peserta pameran, di antaranya Indonesian National Shipowner’s Association (INSA) dan Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) yang mewakili Indonesia dalam forum tersebut. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarpelaku industri nasional di tingkat internasional.
Dalam kesempatan tersebut, BKI juga melakukan kunjungan ke kantor Weichai Group. Weichai Group merupakan perusahaan global yang bergerak di bidang produksi mesin, termasuk mesin kelautan. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya membuka peluang pertukaran informasi serta penjajakan kerja sama yang mendukung pengembangan industri maritim.
Melalui keikutsertaan dalam Asia Pacific Maritime 2026, BKI menunjukkan komitmennya untuk terus terlibat dalam perkembangan industri maritim global serta memperluas peran Indonesia dalam ekosistem maritim internasional.
Direktur Utama BKI R. Benny Susanto yang hadir bersama VP Operasi Bisnis Klasifikasi Munir M serta delegasi BKI menyampaikan, partisipasi ini menjadi momentum bagi BKI untuk berinteraksi langsung dengan berbagai pemangku kepentingan industri, termasuk pelaku usaha perkapalan, sektor lepas pantai, serta pengembang teknologi kelautan.
"Asia Pacific Maritime adalah salah satu forum maritim terkemuka di kawasan Asia yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara. Pameran dan konferensi ini membahas perkembangan industri pembangunan kapal, workboat, sektor lepas pantai, serta teknologi maritim, termasuk pengembangan sistem kelautan berbasis listrik dan hibrida," kata Benny seperti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 14 April 2026.
| Baca juga: Pengembangan Ekonomi Biru dan Pelestarian Laut Berjalan Beriringan |

(BKI menghadiri pameran dan konferensi maritim APM 2026 di Singapura. Foto: dok BKI)
Perluas peran Indonesia dalam ekosistem maritim dunia
Dalam rangkaian kegiatan, delegasi BKI juga mengunjungi sejumlah booth peserta pameran, di antaranya Indonesian National Shipowner’s Association (INSA) dan Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) yang mewakili Indonesia dalam forum tersebut. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarpelaku industri nasional di tingkat internasional.
Dalam kesempatan tersebut, BKI juga melakukan kunjungan ke kantor Weichai Group. Weichai Group merupakan perusahaan global yang bergerak di bidang produksi mesin, termasuk mesin kelautan. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya membuka peluang pertukaran informasi serta penjajakan kerja sama yang mendukung pengembangan industri maritim.
Melalui keikutsertaan dalam Asia Pacific Maritime 2026, BKI menunjukkan komitmennya untuk terus terlibat dalam perkembangan industri maritim global serta memperluas peran Indonesia dalam ekosistem maritim internasional.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com