Prabowo Ingin Tema Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Kompas Moral Polri

Presiden Prabowo Subianto di acara Hari Bhayangkara ke-80. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo Ingin Tema Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Kompas Moral Polri

Gabriella Thesa Widiari • 1 July 2026 08:49

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menilai, tema Hari Bhayangkara ke-80 sangat tepat. Menurutnya, tema "80 Tahun Pengabdian Polri Untuk Masyarakat" pada Hari Bhayangkara mencerminkan jati diri Polri.

"Tema peringatan tahun ini Polri untuk masyarakat adalah sangat tepat. Ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini adalah dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan bhayangkara," kata Prabowo saat memimpin upacara Hari Bhayangkara di Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Juli 2026. 
 


Dia menegaskan, Polri harus hadir dan bekerja serta melindungi rakyat. Selain itu, Polri harus mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Atas nama pemerintah Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia, saya ucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia di mana pun saudara bertugas," kata Prabowo.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir mengatakan, Peringatan Hari Bhayangkara ini mengusung tema besar "80 Tahun Pengabdian Polri Untuk Masyarakat". Tema itu sebagai refleksi atas rangkaian kegiatan sosial dan kemanusiaan yang telah bergulir sejak Mei lalu.

Acara akan dimeriahkan dengan upacara parade, penganugerahan tanda kehormatan bagi personel berprestasi, defile pasukan, hingga pameran alat utama dan alat khusus (alutsus) hasil inovasi dalam negeri.


Suasana upacara Hari Bhayangkara ke-80. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang kerap memanfaatkan kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, pemilihan Satlat Brimob Cikeas kali ini membawa pesan filosofis tersendiri mengenai transparansi Korps Bhayangkara kepada publik.

"Satlat Brimob Polri di Cikeas, Bogor, representasi secara terbuka agar masyarakat dapat melihat setiap tugas kepolisian. Ada proses pendidikan serta latihan pembentukan nilai-nilai dan karakter yang merupakan simbol peningkatan kualitas SDM sebagai fondasi pelayanan Polri yang profesional dan modern," ucap Johnny.

(Gabriella Thesa Widiari)