Mengenal Venice Simplon-Orient-Express, Kereta Mewah Bernuansa Era 1920-an

Kereta api Venice Simplon-Orient-Express menawarkan perjalanan mewah melintasi Eropa dengan gerbong bersejarah. (cntraveler/david noton)

Mengenal Venice Simplon-Orient-Express, Kereta Mewah Bernuansa Era 1920-an

Muhammad Reyhansyah • 22 September 2026 13:30

Jakarta: Kereta api umumnya digunakan untuk membawa penumpang dari satu kota ke kota lain, atau bahkan negara lain, dan Venice Simplon-Orient-Express menawarkan konsep perjalanan berbeda dari kereta-kereta lain.

Bagi Venice Simplon-Orient-Express, perjalanan bukan sekadar cara mencapai tujuan, melainkan bagian utama dari pengalaman yang ditawarkan kepada para penumpang.

Kereta wisata mewah yang dioperasikan Belmond tersebut membawa penumpang melintasi sejumlah kota di Eropa menggunakan rangkaian gerbong klasik yang sebagian besar dibuat pada era 1920-an dan 1930-an. 

Rutenya mencakup lebih dari 15 kota Eropa, dengan perjalanan utama seperti Paris–Venesia, Paris–Wina, Paris–Florence, hingga perjalanan lima malam dari Istanbul menuju Paris.

Sejarah Panjang di Balik Gerbong Klasiknya

Mengutip laman resmi Belmond, Selasa, 22 September 2026, Venice Simplon-Orient-Express menggunakan gerbong-gerbong bersejarah yang dibuat antara 1926 hingga 1949. Sebagian di antaranya pernah digunakan dalam layanan Orient Express sebelum akhirnya menjadi bagian dari rangkaian VSOE.

Salah satu gerbong, Sleeping Car 3309, pernah terjebak salju selama 10 hari pada 1929 dalam perjalanan menuju Istanbul. Peristiwa tersebut kemudian menjadi salah satu inspirasi bagi Agatha Christie dalam menulis Murder on the Orient Express.

Pada 1977, pengusaha asal Amerika Serikat James Sherwood membeli dua gerbong Orient Express dalam sebuah lelang di Monte Carlo dan kemudian mengumpulkan gerbong lainnya untuk menghidupkan kembali perjalanan kereta mewah tersebut. 

Setelah menjalani restorasi, Venice Simplon-Orient-Express mulai beroperasi pada 1982.

Bukan Sekadar Gerbong Tua

Saat ini, rangkaian Venice Simplon-Orient-Express terdiri dari sejumlah gerbong tidur, tiga gerbong restoran, sebuah bar car, dan butik. Dalam konfigurasi yang dicantumkan Belmond, rangkaian tersebut memiliki kapasitas maksimum 108 penumpang, tiga gerbong restoran dengan total 102 kursi, satu bar car, serta berbagai jenis akomodasi.

Tiga gerbong restorannya adalah Côte d’Azur, L’Oriental, dan Etoile du Nord. Sementara itu, Bar Car 3674 dilengkapi piano dan menjadi salah satu ruang berkumpul bagi penumpang selama perjalanan.

Interiornya mempertahankan karakter Art Deco dengan penggunaan kayu, marquetry, kaca dekoratif, dan berbagai ornamen dari era perjalanan mewah Eropa.

Salah satu gerbong restorannya, nomor 4141, bahkan merupakan gerbong Pullman yang didekorasi oleh seniman kaca Prancis René Lalique pada era 1920-an.

Seperti Apa Kabinnya?

Belmond membagi akomodasi di dalam Venice Simplon-Orient-Express ke dalam beberapa kategori, mulai dari Historic Cabins hingga Grand Suites.

Historic Cabin menjadi pilihan yang paling mempertahankan pengalaman perjalanan era 1920-an. Kabin ini memiliki tempat duduk berupa banquette pada siang hari yang kemudian diubah menjadi tempat tidur pada malam hari. Setiap kabin dilengkapi wastafel, sementara toilet berada di ujung gerbong tidur.

Di atasnya terdapat Suites dengan konfigurasi tempat tidur double atau twin. Kabin ini memiliki ruang duduk pada siang hari yang dapat diubah menjadi tempat tidur, serta kamar mandi pribadi dengan marmer dan lantai mosaik.

Kemudian ada Grand Suites, yang terdiri dari enam suite. Masing-masing memiliki ruang tidur dan ruang duduk terpisah serta kamar mandi pribadi berbahan marmer.

Penumpang Grand Suite juga mendapatkan layanan butler selama 24 jam, makan malam pribadi di kabin, Champagne, serta layanan transfer mobil mewah sebelum dan setelah perjalanan.

Pilihan paling eksklusif adalah L’Observatoire, sebuah gerbong yang sepenuhnya digunakan sebagai akomodasi pribadi. Belmond mencantumkan luasnya mencapai 31 meter persegi, dengan desain yang dibuat oleh seniman dan fotografer Prancis JR.

Perjalanan Bukan Sekadar Paris–Venesia

Rute Paris–Venesia merupakan salah satu perjalanan utama Venice Simplon-Orient-Express. Untuk keberangkatan 2026, perjalanan ini berlangsung selama satu malam. Belmond juga menawarkan berbagai rute lain yang menghubungkan kota-kota seperti Florence, Verona, Wina, Portofino, Amsterdam, Brussels, dan Istanbul.

Ada pula perjalanan yang jauh lebih panjang.

Rute Istanbul–Paris pada 2026 berlangsung selama lima malam. Perjalanan tersebut mencakup kunjungan ke Bukares dan Budapest, pelayaran di Sungai Danube, serta kunjungan ke Kastel Pele? di Rumania. Selama perjalanan, penumpang mendapatkan akomodasi mewah, layanan steward 24 jam, santapan dengan wine dari sommelier, serta sejumlah agenda wisata di luar kereta.

Dengan demikian, perjalanan menggunakan Venice Simplon-Orient-Express tidak selalu berarti penumpang hanya duduk di dalam kereta selama perjalanan. Sejumlah paket justru menggabungkan perjalanan kereta dengan pengalaman wisata di kota-kota yang dilewati.

Berapa Harganya?

Harga perjalanan Venice Simplon-Orient-Express berbeda berdasarkan rute, tanggal, dan jenis kabin.

Untuk keberangkatan 2026, Belmond mencantumkan perjalanan Paris–Venesia selama satu malam mulai £4.275 atau senilai Rp102,2 juta per orang untuk Historic Cabin. 

Pada rute yang sama, harga untuk Suite Double mulai £10.625 atau sekitar Rp254 juta per orang. Harga tersebut merupakan tarif panduan per penumpang dan dapat berubah sesuai ketersediaan.

Sementara itu, perjalanan Istanbul–Paris selama lima malam memiliki harga yang berbeda berdasarkan tipe akomodasi dan ketersediaan. Paket tersebut sudah mencakup sejumlah layanan di luar perjalanan kereta, termasuk kunjungan ke Bukares dan Budapest, pelayaran Danube, serta kunjungan ke Kastel Pele?.

Dengan harga tersebut, jelas bahwa penumpang tidak hanya membayar transportasi dari satu kota menuju kota lainnya.

Baca juga: 12 Kereta Cepat Terkenal di Dunia, dari Shinkansen hingga Whoosh

(Willy Haryono)