Ilustrasi bendera Rusia. (Anadolu Agency)
Rusia Nyatakan Solidaritas dengan Venezuela, Serukan Dialog Global
Muhammad Reyhansyah • 7 January 2026 12:20
Moskow: Rusia menyatakan solidaritasnya terhadap pemerintah dan rakyat Venezuela, serta menyambut langkah-langkah yang diambil Caracas untuk menjaga kedaulatan negara. Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan menyusul operasi militer Amerika Serikat (AS) di negara Amerika Latin tersebut.
Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Rusia menegaskan dukungannya terhadap upaya Venezuela melindungi kepentingan nasional dan menjaga stabilitas politik. Moskow menekankan bahwa Venezuela memiliki hak penuh untuk menentukan masa depannya sendiri tanpa campur tangan pihak luar.
Rusia juga menyatakan dukungan terhadap Presiden interim Venezuela yang baru dilantik, Delcy Rodriguez. Kementerian tersebut mencatat bahwa pengambilan sumpah jabatan Rodriguez dilakukan berdasarkan putusan Kamar Konstitusi Mahkamah Agung Venezuela.
“Langkah ini menunjukkan tekad pemerintah Bolivarian untuk memastikan persatuan nasional dan mempertahankan struktur kekuasaan vertikal yang dibentuk sesuai dengan perundang-undangan nasional, sekaligus mengurangi risiko terjadinya krisis konstitusional,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dikutip Anadolu Agency, Rabu, 7 Januari 2026.
Kementerian itu menambahkan bahwa langkah-langkah tersebut bertujuan “menciptakan kondisi yang diperlukan bagi pembangunan Venezuela yang damai dan stabil,” di tengah apa yang mereka sebut sebagai “ancaman neokolonial yang terang-terangan dan agresi bersenjata dari luar.”
“Kami menegaskan kembali solidaritas Rusia yang tak tergoyahkan dengan rakyat dan pemerintah Venezuela,” lanjut pernyataan tersebut. Moskow juga menyatakan kesiapan untuk melanjutkan pemberian dukungan yang diperlukan kepada Venezuela, yang disebut sebagai negara sahabat.
Selain itu, Rusia mendesak penurunan ketegangan di sekitar Venezuela dan menyerukan agar setiap persoalan yang ada diselesaikan melalui dialog konstruktif sesuai dengan hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Moskow menekankan pentingnya menjaga Amerika Latin dan Karibia sebagai kawasan damai.
Pernyataan Rusia ini disampaikan setelah Menteri Luar Negeri Venezuela, Ivan Gil Pinto, menyatakan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangan terhadap target sipil dan militer di Caracas. Ia menggambarkan tindakan tersebut sebagai agresi militer dan mengumumkan pemberlakuan keadaan darurat.
Kementerian Luar Negeri Rusia menilai perkembangan tersebut semakin menegaskan pentingnya mencegah eskalasi lebih lanjut serta menjamin pembangunan berdaulat negara-negara di kawasan Amerika Latin dan Karibia.
Baca juga: Rusia Kecam Aksi Militer AS di Venezuela, Sebut Kembalinya Era Tanpa Hukum