Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mendampingi Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria. (Istimewa)
COO Danantara Tinjau Tol Cipularang, Apresiasi Transformasi Jasa Marga
Lukman Diah Sari • 23 July 2026 13:42
Padalarang: Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mendampingi Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria meninjau Travoy Rest KM 88A dan Travoy Rest KM 88B Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Jawa Barat, pada Selasa, 21 Juli 2026. Tinjauan dilanjutkan ke Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, untuk melihat secara langsung implementasi transformasi digital yang dikembangkan oleh Jasa Marga.
Rivan menjelaskan, sejumlah langkah transformasi dilakukan mulai dari rejuvenasi rest area hingga penguatan fungsi JMTC sebagai pusat kendali operasional berbasis teknologi. Pengembangan Travoy Rest menjadi strategi Jasa Marga dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan melalui konsep destination hub area, sehingga rest area tidak lagi sekedar menjadi tempat beristirahat, melainkan destinasi yang menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan dan menyenangkan.
"Transformasi pada Travoy Rest KM 88A Jalan Tol Cipularang dimulai dengan membenahi fasilitas esensial rest area sebagai prioritas utama. Travoy Rest ini ini kami siapkan menjadi showcase untuk pengembangan rest area ke depannya yang fokus pada peningkatan pelayanan pengguna jalan melalui perluasan kawasan, rejuvenasi toilet agar lebih nyaman sekaligus relokasi toilet untuk mempermudah akses, penambahan ruang terbuka hijau, serta optimalisasi alur kendaraan dan kapasitas parkir. Harapannya, Travoy Rest KM 88A dapat menjadi rest area percontohan yang mampu mengakomodasi kebutuhan pengguna jalan secara lebih optimal," ujar Rivan, dalam keterangan resmi, Kamis, 23 Juli 2026.

Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi. (Istimewa)
Sejumlah transformasi layanan Travoy Rest KM 88A dan B Jalan Tol Cipularang terlihat dari rejuvenasi dan penambahan jumlah toilet, penyediaan fasilitas yang lengkap dan berkualitas, ruang terbuka yang ramah lingkungan, penambahan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga penguatan peran UMKM lokal. Upaya peningkatan pelayanan ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pengguna jalan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Transformasi pada Travoy Rest KM 88A Jalan Tol Cipularang dimulai dengan membenahi fasilitas esensial rest area sebagai prioritas utama. Travoy Rest ini ini kami siapkan menjadi showcase untuk pengembangan rest area ke depannya yang fokus pada peningkatan pelayanan pengguna jalan melalui perluasan kawasan, rejuvenasi toilet agar lebih nyaman sekaligus relokasi toilet untuk mempermudah akses, penambahan ruang terbuka hijau, serta optimalisasi alur kendaraan dan kapasitas parkir. Harapannya, Travoy Rest KM 88A dapat menjadi rest area percontohan yang mampu mengakomodasi kebutuhan pengguna jalan secara lebih optimal," ujar Rivan.
Pada Travoy Rest KM 88B Jalan Tol Cipularang, transformasi berfokus pada peningkatkan peran dan kualitas UMKM lokal. Berbagai produk khas Nusantara dihadirkan untuk memberikan pengalaman kuliner yang lebih beragam kepada pengguna jalan. Selain itu Jasa Marga menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu yang mencakup pemilahan sejak sumber, pengumpulan, pemrosesan, hingga pemanfaatan kembali hasil olahan sampah menjadi pupuk organik. Seluruh proses tersebut dikembangkan melalui konsep showcase waste management di rest area sebagai percontohan pengelolaan lingkungan yang mendukung implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Baca Juga :
Danantara Apresiasi Transformasi Layanan Jasa Marga
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria Dony menyampaikan pesan utama Presiden RI Prabowo Subianto adalah untuk memastikan pelayanan BUMN kepada masyarakat terus meningkat. Pemanfaatan teknologi perlu terus dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat melalui pemantauan seluruh ruas jalan tol secara menyeluruh dan percepatan respons terhadap setiap kejadian.“Teknologi juga harus mampu menyediakan informasi perjalanan yang akurat agar masyarakat dapat mengetahui kondisi lalu lintas dan memperkirakan waktu tempuh perjalanan. Dalam perjalanan tersebut, peningkatan kualitas rest area penting sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari layanan jalan tol karena pengguna jalan berhak memperoleh layanan yang baik dan fasilitas istirahat yang aman dan nyaman,” ujar Dony.
Menurut Dony, transofrmasi Jasa Marga sejalan dengan arah Danantara Indonesia dalam mendorong value creation yang berlandaskan service excellence. Dony mengapresiasi peningkatan pelayanan Jasa Marga yang tidak hanya berorientasi pada aspek operasional jalan tol, tetapi juga memberikan kemudahan, kenyamanan, dan nilai tambah bagi masyarakat.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Direksi dan juga karyawan Jasa Marga. Selama satu tahun kita melihat transformasi yang luar biasa dari Jasa Marga berjalan dengan cukup baik. Pada prinsipnya, Pemerintah ingin meningkatkan kualitas layanan kepada publik, sehingga masyarakat dapat menikmati dan merasakan layanan jalan tol meningkat dengan cukup signifikan. Tetap semangat dalam menjalankan tugas untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia," ujar Dony.