Sering Boncos karena Hampers Lebaran? Ini Cara Mengaturnya

Hampers Lebaran menjadi salah satu cara menjaga silaturahmi. Foto: dok MI.

Sering Boncos karena Hampers Lebaran? Ini Cara Mengaturnya

Ade Hapsari Lestarini • 7 March 2026 07:42

Jakarta: Sebagian orang biasa mengirimkan bingkisan atau hampers kepada keluarga, kerabat, sahabat, maupun kolega menjelang Lebaran. Kalau tidak diatur dan direncanakan dengan baik, upaya untuk berbagi kebahagiaan pada hari raya itu bisa menguras kocek dan mengikis tabungan.

Perencana Keuangan Rista Zwestika membagikan kiat merencanakan alokasi anggaran untuk memberikan bingkisan Lebaran agar kocek tidak sampai terkuras dan tabungan tetap aman.

"Pertama tentukan anggaran hampers dari awal. Misalnya maksimal 5-10 persen dari THR," kata Rista, kepada Antara, Sabtu, 7 Maret 2026.

Setelah menentukan anggaran dan menentukan jumlah penerima bingkisan, sebaiknya menyiapkan waktu untuk meriset produk-produk untuk bingkisan yang sesuai dengan anggaran dan merencanakan pembelian.

Rista mengatakan, bingkisan Lebaran bisa disiapkan secara mandiri untuk menekan pengeluaran uang.

"Hampers tidak harus mahal, yang penting adalah perhatian dan niat berbagi," kata CEO dan Founder dari Finante itu.


Ilustrasi. Foto: Freepik.
 

Anggaran hampers


Rista mengatakan, pengiriman bingkisan Lebaran sebaiknya dibatasi pada orang-orang yang memiliki kedekatan seperti keluarga, kerabat, dan sahabat.

Laporan Jakpat bertajuk "Future Insight into Ramadan and Eid 2025" menunjukkan tradisi berbagi hampers Lebaran tidak hanya dilakukan oleh warga Muslim, warga non-Muslim juga melakukannya.

Menurut hasil survei terhadap 1.702 responden Muslim dan 245 responden non-Muslim, dana yang disiapkan setiap orang untuk berbagi bingkisan Lebaran berkisar Rp100 ribu sampai Rp200 ribu di kalangan non-Muslim dan Rp250 ribu sampai Rp500 ribu di kalangan Muslim.

Bingkisan Lebaran biasanya berisi kue kering, makanan dan minuman dalam kemasan, atau bahan makanan pokok.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)